Oleh: Nurul Aini

Banyaknya wanita yang tidak pandai bersyukur dengan apa yang telah Allah berikan padanya. Banyak mengeluh terhadap ciptaan-Nya hingga membuat dirinya melakukan segala cara demi memuaskan hawa nafsunya.

ALLAH menciptakannya berhidung pesek, namun banyak pula yang berkeinginan merubahnya menjadi mancung, ada yang hitam kulitnya dengan berkeingin putih bak artis hollywood dengan melakukan inpus waitning dengan harga yang cukup mahal. Ada pula yang menggunakan hijap namun hijap ala modern menerawang dan membentuk bodynya yang sexy. Tidak lain hanya untuk membuat cantik menurut pandangan mereka. Ada pula menyulam bibir, alis, agar terlihat indah dipandang, itu sih katanya. Apakah ananda salah satunya?

Duhai solihah, bukannya Allah menciptakan kita sebaik-baik ciptaan? Allah maha mengetahui apa yang tidak diketahui oleh hambanya. Andai kita diciptakan dengan wajah cantik, berkulit putih bak susu, muka glowing bak minyak goreng, hidung mancung melebihi mancungnya pinikio, tinggi lagi, masyaallah siapa sih yang gak mau? Andai kita tidak pandai bersyukur dengan apa yang ALLAH berikan, maka pasti selalu menyisakan sebuah kekecewaan. Bisa jadi kita menjadi orang yang sombong. Beda halnya ketika kita menyikapi itu dengan rasa syukur insyaallah kebahagian yang kita dapatkan. Padahal dihadapan Allah kita semua sama hanya saja yang membedakannya adalah ketakwaan kita.

Allah pun memberi pesan untuk kaum wanita sebagai bentuk kasih sayang-Nya kepada kita salah satunya adalah dengan tidak Tabaruj. Sebagaimana dalam QS. Al Azhab: 33 ALLAH berfirman:

….. وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَىٰ ۖ

Artinya: janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah (Qs. Al-Ahzab:33)

Dikutip dalam bukunya berjudul “Fiqih Wanita” Syaikh Kamil Muhammad Uwaidah mengatakan bahwa,
“Tabarruj berarti berhias dengan memperlihatkan kecantikan dan menampakkan keindahan tubuh dan kecantikan wajah.”

“Tabaruj adalah tindakan yang dilakukan seseorang wanita dengan melepaskan jilbabnya, sehingga tampak darinya, gelang dan kalungnya,” Papar muqatil.

Sedangkan menurut Al-Bukhri mengatakan: ” Tabaruj adalah tindakan seseorang wanita yang menampakan kecantikannya kepada orang lain.”

Nah tau gak sahabat muslimah, dengan kita bertabaruj sama halnya kita memperlihatkan keindahan tubuh kita kepada orang yang bukan mahram kita. Tapi bukan berarti gak boleh berhias ya, ingat berhias sesuai tuntunan syari’at. Bukannya kecantikan seorang muslimah itu terlihat dari kesolihannya? kecantikan yang terpancar dari akhlakul karimahnya.Sungguh betapa celakanya kita sebagai seorang muslimah menentang perintah allah, namun ia tidak berani menentang hawa nafsunya.
Wallahuallam bissawab…..

Ingat sahabat solihah
Tabaruj no Shalihah yes!

( Lombok, , 27 April 2020 )