Penulis: Lelly Hapsari

Saat badai itu datang ku takkan mengundangmu untuk ikut merayakan kesedihanku, biarkan kubungkus kesedihanku dengan ketegaran

Bergelayut pada bulir bulir airmata sebagai pengganti aksara, tak perlu kau tau tangisku yang sedang menikmati kekecewaan yang membuncah sendiri dalam bilik dada.

Tak perlu kau kembali karena yang kau temui hanyalah puing puing cinta yang berterbangan tanpa menyisakan sedikit debu kerinduan

Dan
Tak perlu kau ambil kembali segala kenangan yang terlanjur kau titipkan dalam ingatanku
Kau yang telah merubah seluruh hidupku sekaligus menenggelamkan asaku
Saat kuukir pada goresan kayu dan batu, kau malah menenggelamkannya dan ombak dengan suka cita membantumu meraipkannya

Cukuplah kumerangkul pedihnya lara bersenandung sepi memanggil gemerincing suram sinar rembulan