Oleh: Alvi Rusyda
(Revowriter Padang)

Posting kuliner anti mainstream dulu deh. Untung aja proyek Ramadhan Pelita tulisannya bebas. Bukan unsur riya, atau menggoda, Jadi boleh ya posting masakan tadi.

Tadi Ibu tercinta, masak gulai jengkol dan pucuk singkong.

Bahannya:
-Santan
-Jengkol
-Pucuk Singkong
-Cabe giling dan bumbu gulai halus
-daun kunyit, serai, daun jeruk, dan daun salam
-Penyedap Sesuai selera

Cara membuat

  1. Jengkol yang sudah dibelah, direndam dulu baru di goreng. Setelah itu dipipihkan
  2. Masukkan santan, cabe dan bumbu ke dalam kuali. Masak dengan api sedang, aduk sampai mendidih. Jangan sampai santan pecah ya.
  3. Masukkan daun singkong, dan jengkol. Masak sampai matang.
  4. Gulai Jengkol siap dihidangkan.

Inilah menu favorit keluarga kami. Alhamdulillah, walau musim Korona, Allah masih beri rezki kepada hamba-Nya yang berpuasa. Kalau lagi musim berbuah, hampir tiap hari, makan menu jengkol, dengan berbagai olahan. Tentu tidak berlebihan. Kalau lagi makan, nasi selalu habis, karena nafsu makan bangkit. Alhamdulillah.

Jangan lupa selesai makan, dan sebelum sholat, minum air hangat, dan gosok gigi ya

Buah jengkol tentu tidak asing bagi orang Indonesia. Kalau di Minang, disebut “Jariang”. Di Ampera Padang, pasti ditemukan olahan jengkol,kalau jengkol tidak langka. coba aja cek nasi Padang,

Dulu, jengkol ini favorit, orang desa, orang kota mah gengsi. Tapi sekarang olahan jengkol mendunia, disukai semua orang.

Jengkol bisa diolah jadi makanan apa saja, mulai dari sambal, gulai, semur, kerupuk, dsb.

Luar biasa Allah SWT menciptakan Tumbuh-tumbuhan, sehingga bisa dimanfaatkan manusia, demi kelangsungan hidup. Dalam Islam ada yang mengatakan, makruh. Karena baunya. Jadi, tetap boleh dimakan, jika.dibutuhkan, untuk pengundang selera.

Salah satu faktor yang membuat jengkol menjadi sangat terkenal adalah baunya yang khas dan sangat menyengat. Bau ini timbul saat kita memakannya. Mulut yang berbau itupun akan mengganggu orang di sekitarnya.

Selain menyebabkan mulut berbau, ternyata bau ini juga akan menjalar pada semua saluran pembuangan tubuh. Urin, fases, maupun keringat juga ikut berbau. Untuk mengurangi baunya, kadang jengkol direndam atau direbus sebelum dimakan. Jadi jangan cemas gaees.

ternyata buah sayuran ini mengandung banyak nutrisi yang sangat penting. Diantaranya kandungan protein, karbohidrat, vitamin A, B, dan vitamin C.

Jengkol juga diketahui kaya dengan berbagai jenis mineral seperti kalsium, fosfor, zat besi, steroid, saponin, glikosida, alkaloid, dan tannin. Sayuran ini juga mengandung minyak atsiri dan serat yang tinggi.

Jengkol juga diketahui bersifat diuretic dan sangat baik untuk menangkal penyakit diabetes maupun menjaga kesehatan jantung. Untuk manfaat jengkol bagi kesehatan lainnya antara lain meliputi:

Meningkatkan Kesehatan Jantung

👉Mengontrol Kadar Gula Darah

👉Meningkatkan Stamina dan Menangkal Anemia

👉Baik untuk Diet Menurunkan Berat Badan

👉Mencegah Bayi Lahir Cacat

👉Obat Kanker, pengganti Kemoterapi.

Masih banyak lagi, manfaat jengkol, di balik baunya yang menyengat.
Maka nikmat Tuhan Yang Mana Yang Kamu Dustakan (Qs. Ar-Rahman)

Wallahu’alam.