Oleh: Umi Rizkyi (Komunitas Setajam Pena)

Sudah beberapa bulan yaa, Indonesia bahkan dunia dirundung nestapa karena merebaknya virus corona yang merebak semakin luas. Memangsa korbannya tanpa kenal siapa, berjabatan atau tidak, kaya/miskin, bahkan tak sedikit korban dari kalangan medis tiap hari berjatuhan. Hal ini tentunya memaksa kita sebagai seorang muslim untuk lebih bersabar dan bertawakal kepada Allah SWT.

Dalam hal ini, tidak dipungkiri bahwa adanya pandemi virus corona menantang dan mengikis mental kita. Bahkan membuat kita depresi dan down dalam mengarungi samudera kehidupan sehari-hari. kita sebagai keluarga muslim hendaknya berusaha untuk menjaga kesehatan mental kita. Bagaimana langkahnya, yuk kita pelajari dan amalkan bersama-sama.

Pertama, kuatkan keimanan kepada qodo Allah SWT. Bahwa, segala sesuatu yang terjadi pada diri kita, pada keluarga kita, negeri kita bahkan dunia itu semata-mata karena qodo yang Allah SWT tetapkan untuk kita. Kita yakin semua pasti ada hikmahnya. Dan hendaknya kita selalu memupuk dan menjaga keimanan pada qodo Allah SWT.

Ke dua, meningkatkan tawakal kepada Allah SWT. Langkah selanjutnya adalah setelah kita yakin semua yang terjadi karena qodo dari Allah maka kita serahkan semua atas segala iktiar yang maksimal yang kita lakukan pada Allah SWT/bertawakal kepada Allah SWT.

Ke tiga, mengokohkan hubungan baik dengan orang terdekat. Dengan adanya pandemi semua aktifitas dianjurkan untuk tetap di rumah saja. Anak-anak belajar di rumah, bapak bekerja di rumah, ibu stanby di dapur untuk siap berkreasi di istana dapurnya. Nah, kini saatnya antar keluqrga kita jalin hubungan yang lebih dekat dan erat. Pada hari-hari biasa yang telah disibukkan oleh kesibukkan masing-masing.

Ke empat, mengembangkan empati dan saling menolong. Hikmah yang dapat diambil dari adanya pandemi virus corona ini, kita akan saling berempati antara satu dengan yang lainnya. Misal ayah, menolong ibu membersihkan dan mengerjakan pekerjaan rumah (menyapu, mengepel, menemani putra/putrinya belajar dan lain-lain).

Ke lima, taqarab ilallah, setelah semua langkah kita lakukan maka kita harus mendekatkan diri kepada Allah SWT (taqarab ilallah). Apa lagi di suasana bulan ramadhan ini, kita semakin mendekatkan diri kepada Allah dengan cara, berdzikir, membaca/memahami/mengamalkan Al_Quran, menambah solat sunnah, memperbanyak bersedekah dan lain-lain.

Demikianlah langkah-langkah yang hendaknya kita lakukan dalam menghadapi pandemi virus corona ini. Menjaga dan memupuk kesehatan mental adalah sesuatu yang tidak kalah pentingnya dengan menjaga kesehatan tubuh. Karena jika mental sudah down, maka kesehatan tubuh akan rentan terhadap penyakit, tak luput juga termasuk virus corona bisa menjangkitinya. Semoga pandemi ini akan cepat berakhir dan keadaan keluarga, masyarakat, negeri dan dunia seperti dulu lagi. Pastinya, sebagai seorang muslim kita semakin bertaqwa dan taat kepada Allah SWT.