Oleh: Desi Wulan Sari
(Revowriter Bogor)

Memasuki 10 hari tetakhir bulan ramadan, sungguh perjalanan singkat saat kita merasakan nikmatnya bertaqaraub illalah. Di saat keutamaan di waktu-waktu mustajab ini, semua umat muslim tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas yang datang hanya satu tahun sekali.

Setiap manusia tidak pernah luput dari dosa. Pasti pernah melakukan perbuatan yang tidak disukai Allah. Kita pun menyadari, ketika hidayah itu datang, kesadaran itu kembali menohok jiwa dan raga kita untuk kembali ke jalan yang di ridhoi-Nya. Inilah waktu yang tepat untuk bertaubat. Bulan penuh ampunan, ramadan bulan suci penuh keberkahan. Inilah monen yang dinanti umat muslim dunia, bertepatan dengan malam lailatul qadar.

Hadis Abu Hurairah, dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang lailatul qadar:

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 1901)
Dari Aisyah radhiallahu’anha, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

تَحَرَّوْا ليلة القدرِ في الوِتْرِ، من العشرِ الأواخرِ من رمضانَ

“Carilah oleh kalian keutamaan lailatul qadr (malam kemuliaan) pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan”.

“Malam kemuliaan” dikenal dengan malam Lailatul Qadr, yaitu satu malam yang penuh dengan kemuliaan, keagungan dan tanda-tanda kebesaran Allah Ta’ala, karena malam itu merupakan permulaan diturunkannya al-Quran. (Lihat al-Quran dan terjemahnya, cetakan Mujamma’ Malik Fahd). Hal ini ditunjukkan oleh Firman Allah Ta’ala:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

“(1) Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (al-Quran) pada malam kemuliaan. (2) Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? (3) Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. (4) Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan. (5) Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar” (QS. Al-Qadr: 1-5).

MasyaAllah, begitu jelas Allah memberitakan kepada kita bahwa sungguh spesial nya malam ampunan ini. Maka janganlah kita menyia-nyiakannya untuk bertaubat kepada Allah sang Maha Pengampun. Tingkatkan amalan-amalan yang Allah sukai. Membaca AlQuran, bermujatat kepada-Nya, memperbanyak sholat malam, betdzikir, bersedekah, dan lain sebagainya. Bahkan bertaubat mengharapkan keberkahan negeri ini untuk terhindar dari aegala kedzaliman penguasa pun bisa kita lakukan. Karena bulan keberkahan ini adalah milik seluruh umat muslim dunia.

Maka, janganlah kita ragu untuk mengambil momen ini sebagai langkah tepat untuk bertobat, nemohon ampunan atas segala dosa-dosa yang kita perbuat. Karena manusia tidaklah luput dari dosa. Namun beruntunglah manusia-manusia yang masih diberikan kesempatan untuk berobat kepada-Nya. Jangan sia-siakan kesempatan emas ini. Wallahu’alam bishawab.[]