Oleh: Yumna Umm Nusaybah
(Member of Revowriter London)

Allah berfirman.

‎إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

“Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadar, tahukah engkau apakah malam Lailatul Qadar itu ? Malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan, pada malam itu turunlah melaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Allah Tuhan mereka (untuk membawa) segala usrusan, selamatlah malam itu hingga terbit fajar” [Al-Qadar/97 : 1-5)

Setiap Ramadan, setiap 10 hari terakhir, setiap tahun, di berbagai negara, di berbagai kesempatan, selama ratusan tahun terakhir, surah Lailatul Qadr menjadi sumber bahasan. Tapi yang menakjubkan, setiap kali bahasan itu aku dengar, setiap kali pula ada hal baru darinya aku belajar. Semangat baru pun ternyalakan. Itulah kehebatan kalam Allah سبحانه و تعالى. Layaknya sebuah samudera, luas dan kedalamannya tiada tara. Ada banyak rahasia yang belum terungkap. Masih diperlukan banyak ulama untuk mendalami dan menunjukkan keindahan dan mutiara yang tersimpan di dalam Al Quran. Layaknya air laut, semakin kita minum semakin kita haus. Semakin kita menyelam dan mendalami, semakin kita ternganga, takjub. Akan keindahan bahasanya, kebagusan maknanya dan kekuatan pesannya.

Surah Al Qadr adalah surat yang diturunkan setelah Surat Al Kauthar. Jika surat Al kauthar adalah nikmat dan hadiah yang Allah سبحانه و تعالى berikan kepada rasulNya; Muhammad ﷺ maka Surat Al Qadr adalah hadiah untuk ummatnya ﷺ.

Bagaimana tidak? Allah سبحانه و تعالى menjanjikan pahala amal yang dilakukan di malam Lailatul qadr, lebih baik dari 1000 bulan.

Di Malam ini, bumi akan dipenuhi makhluk istimewa. Para malaikat! Bahkan malaikat paling bergengsi pun ikut turun ke bumi. Bersama dengan milyaran malaikat lainnya yang memang Allah سبحانه و تعالى beri izin ‘off’ dari tugas kesehariannya. Mereka turun ke bumi hanya dimalam Lailatul Qadr untuk membawa kebaikan. Mendoakan kebaikan, melingkupi mereka yang bermunajat kepada Rabbnya. Para malaikat ini memberi salam kepada para hambaNya. Bayangkan! malaikat Jibril yang dulu mengucap salam kepada ibunda Khadijah RA dan Maryam عليها السلامً, kini turun ke bumi dan mengucap salam kepada kita. Bayangkan jika kita mendapatkan salam dari malaikat Jibril!! Siapa yang tak tergetar hatinya?

Di malam ini Allah سبحانه و تعالى akan menetapkan qadar manusia hingga Ramadan berikutnya. Karenanya banyaklah berdoa dan meminta kebaikan dunia akherat di malam-malam terakhir bulan Ramadan.

‎إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ ۚ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ أَمْرًا مِنْ عِنْدِنَا ۚ إِنَّا كُنَّا مُرْسِلِينَ رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَ ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami. Sesungguhnya Kami adalah Maha mendengar lagi Maha Mengetahui” [Ad-Dukhan/44 : 3-6

Di malam ini, Allah سبحانه و تعالى menjanjikan akan memberikan pengampunan bagi yang mencarinya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

‎مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إَيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barang siapa berdiri (shalat) pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (Bukhari & Muslim).

Begitu banyaknya keistimewaan malam ini, sayang sekali jika kita tak mempersiapkan diri dan mencari.

London, 15 Mei 2020
Ditulis di hari ke-22 Ramadan