Oleh : Yanti Maryanti

Seperti yang kita ketahui bersama, wabah yang menimpa kita di seluruh belahan dunia semakin tak bisa dielakkan lagi, berbagai usaha medis dimaksimalkan.

Upaya pemerintah memberikan yang terbaik untuk ketahanan kesehatan masyarakat diantaranya dengan lockdown, PSBB, stay at home, work from home, physical distancing.

Berbagai upaya yang dikeluarkan pemerintah itu bertujuan memutuskan daur atau siklusnya Corona didalam tubuh manusia, supaya tidak berulang kepada yang lain.

Jika kita berupaya menyukseskan program pemerintah untuk tetap tinggal dirumah, artinya kita sudah melakukan usaha atau berikhtiar agar terhindar dari wabah.

Mengenai ikhtiar, Allah Swt. Telah memotivasi kita untuk senantiasa berusaha jika ingin mengubah keadaan. Sebagaimana firman-Nya dalam Alquran:

إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ

“Sesungguhnya Allah tidak mengubah Keadaan (nasib) sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan (perilaku) yang ada pada diri mereka sendiri” (QS. al-Ra’d: 11)

Jika upaya telah dilaksanakan semaksimal mungkin, serahkan semuanya kepada Allah SWT, kita pasrah dan berserah kepadanya sebagai penentu hidup dan mati kita.
Kita berusaha dekat dan memohon kepadanya melalui do’a,
sebagaimana dalam firman Allah :

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Artinya :
“Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka jawablah bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka memenuhi segala perintah-ku dan hendaklah beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran”(QS.Al-Baqarah ayat 186).

Jika kita tanya kapan Corona segera berakhir?

Dilihat dari upaya ahli dan para medis, yang melakukan pengamatan beberapa metode dengan waktu yang panjang, dengan hasil jika Corona mampu mengalami mutasi maka berakhirlah wabah Corona.

Kita sebagai makhluknya, tak pernah ada yang tahu, kapan wabah berakhir tapi kita hanya mampu berupaya wabah segera berakhir,
Yang jelas bagi Allah SWT, memberi dan mengakhiri bencana jika berkehendak atau mencabut kembali musibah ini, tidak membutuhkan waktu yang lama.

“Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah!” maka terjadilah ia”. (QS Yasin ayat 82).

Bagaimana dengan keinginan kita? yang sudah jemu, sudah kecewa dengan keadaan ini, aturan yang tidak adil.
suatu hal yang wajar dan manusiawi, tinggal kembali ke diri kita, kita ingin menjaga hidup sehat atau musibah menghampiri kita,

Naudzubillah min dzalik artinya “Kami berlindung kepada Allah dari hal (buruk) itu.”

“Selamat menunaikan ibadah puasa.”