Oleh: Ummu Nafisa Fathia (Ibu Rumah Tangga)

Sebagai salah satu lembaga pendidikan, pesantren merupakan tempat mencetak generasi Muslim yang harus mendapat perhatian dari negara. Apalagi dalam kondisi pandemi seperti saat ini, dimana pemerintah akan menerapkan kehidupan baru setelah beberapa bulan seluruh aktivitas masyarakat termasuk pondok pesantren berada di rumah. Para santri dipulangkan ke rumahnya masing-masing sampai waktu yang belum bisa ditentukan.

Setelah pemberlakuan PSBB berakhir, pemerintah mengambil kebijakan menuju kehidupan normal baru (New Normal Life). Tempat-tempat perbelanjaan, moda transportasi, tempat-tempat ibadah dibuka kembali dengan mengikuti protokol kesehatan, karena pandemi covid 19 belum berakhir. Juga kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan lainnya, termasuk pondok pesantren akan dibuka kembali menjelang pemberlakuan kehidupan normal baru. Para santri akan kembali ke pondok.

Ada sekitar sepuluh ribu pondok pesantren di Jawa Barat. Para pengelola ponpes meminta agar pemerintah memperhatikan pesantren saat pemberlakuan masa new normal life. Termasuk salah satunya pengasuh Ponpes Al Mizan Jatiwangi yang mendesak agar pemerintah betul-betul memperhatikan pesantren. “Harus ada intervensi dan bantuan nyata dari pemerintah ke pesantren, jangan diabaikan dengan kondisi seperti ini”, tegas KH.Maman Imanulhaq melalui keterangan tertulisnya. (Kabar Cirebon, 28/5/2020)

Pemerintah provinsi Jawa Barat mulai menyosialisasikan protokol kesehatan pada para pengelola pesantren di Jabar menjelang pembukaan kembali kegiatan belajar mengajar di pesantren pada masa new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB). (Tribun Jabar News, 6/6/2020)

Pendidikan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terpenuhi. Negara menjamin pemenuhan kebutuhan dasar setiap individu rakyatnya termasuk pendidikan. Tidak hanya pada saat pandemi, dalam kondisi normal pun negara senantiasa memperhatikan pendidikan rakyatnya. Apalagi pada saat pandemi seperti saat ini, sudah seharusnya negara memenuhi kebutuhan lembaga-lembaga pendidikan termasuk pondok pesantren.

Tidak diminta pun, negara menyediakan sarana-sarana pendidikan yang menunjang keberlangsungan kegiatan belajar mengajar di sekolah, apalagi pesantren-pesantren yang menghasilkan generasi ulama pewaris Nabi. Begitulah syariat Islam mengatur peran negara dalam pengurusannya terhadap kebutuhan rakyatnya.
Wallahu a’lamu bish shawab.