By: Messy Ikhsan

Nikah muda yang awalnya dianggap hal yang tabu bagi sebagian manusia. Kini, seolah mendapat ruang istimewa di kalangan remaja.
.
Terutama dalam momentum bulan Syawal. Kaum milenial berbondong-bondong menyebarkan undangan pernikahan melalui beranda media sosial.
.
Di tengah pesatnya tren nikah muda bagi kalangan milenial. Yang patut diancungi jempol secara maksimal. Namun sayang, tak disertai dengan kesiapan tsaqafah dan finansial.
.
Memang benar, kesadaran kaum milenial kian meningkat. Terkait aktivitas pacaran sebagai suatu maksiat. Dan menikah sebagai solusi yang tepat. Untuk menyalurkan nafsu syahwat. Agar tak salah tempat.
.
Tapi, menikah tak cukup mengandalkan geliat yang membara saja. Tak cukup juga hanya mengagungkan kata cinta semata. Karena, cinta tak mampu membuat kenyang si gadis merona. Perlu usaha dan finansial yang sempurna untuk menghidupinya.
.
Karena, menikah bukan perkara siapa cepat dia dapat. Tapi, perkara siapa tepat dia selamat. Sehingga persiapan yang matang sebelum membina rumah tangga juga harus mendapat tempat. Harus dipikirkan secara mantap. Agar pernikahan tak berakhir dengan sekarat.
.
Aku bukan pribadi yang anti nikah muda. Malah sebaliknya, aku mempersembahkan dukungan yang luar biasa. Teruntuk sahabat yang ingin segera menyempurnakan separuh agamanya.
.
Aku bukan pribadi yang mengharamkan syariat agama. Untuk lelaki dan wanita yang ingin menaupkan cinta diatas sajadah rumah tangga. Hanya sekedar menghadiahkan nasihat pada sahabat semua. Agar pernikahan yang diimpikan tak berakhir dengan luka.
.
Aku bangga pada sahabat yang mendambakan nikah muda. Tak ingin terjerumus dalam lembah pacaran yang hina. Ingin menjaga diri dari segala sesuatu yang mendekati zina.
.
Semoga sahabat semua yang berencana menikah di bulan Syawal. Allah cukupkan persiapan tsaqafah dan finansial secara maksimal. Sehingga pernikahan dipenuhi dengan hiruk-pikuk keberkahan dan terhindar dari keburukan yang ngasal.
.
Tulisan singkat ini hanya sebagai pengingat dan motivasi sederhana. Untuk aku, kamu dan kita semua. Tak berniat untuk menyindir pihak mana saja. Karena, tulisan ini murni dari diksi hatiku melihat fenomena nikah muda yang menjadi tren global di kalangan remaja. Namun, tak disertai dengan persiapan yang sempurna.
.
Jika pun ada yang merasa tersentuh dengan karya saya. Itu pertanda isyarat nikah muda sudah menyapa. Semoga dipertemukan dengan pasangan yang baik agamanya. Doakan aku juga dengan hal yang sama. Aamiin.
.
.