Oleh: Daryunah, Pemalang Jawa Tengah

PT PLN memastikan banyak keluhan masyarakat terkait lonjakan tagihan listrik belakangan ini bukan karena kenaikan tarif dasar listrik (TDL). Kenaikan tagihan listrik disebabkan ada selisih dan kenaikan konsumsi listrik saat work from home (WFH) atau kerja dari rumah. (SINDONEWS.Com 7/6)

Kenaikan tagihan listrik sangat membebankan, belum lagi dengan penghasilan yang minim bahkan sama sekali tak ada penghasilan akibat PHK karena pandemi. Ini membuktikan pemerintah tidak peduli terhadap kesulitan rakyat dan sektor strategis layanan publik tidak menyesuaikan pelayanannya.

Padahal listrik dengan berbagai sumber pembangkitannya merupakan hasil dari SDA. Dalam Islam listrik termasuk kepemilikan umun yang harus dikelolah negara tanpa di swastanisasi. Pun pengelolaannya untuk kemaslahatan umat dan negara wajib menyalurkannya ke berbagai lapisan masyarakat.

Seyogiannya pemerintah menjamin kebutuhan dasar rakyat terlebih dalam kondisi wabah pendemi saat ini.