Oleh : NS Rahayu

Satu nafas hidup terlahir atas kuasaMU
Mengeliat lemah mencium aroma kefanaan dunia
Tangis pertamamu menandakan keberadaanmu yang nyata
Putih bak sepotong kertas kosong tanpa noktah
Sewangi kesturi memikat hasrat tertangkup tanpa melepas

Rengkuh kecil jamahi tubuh dunia kenali aroma dan lekuk
Tatih ringkih yang jatuh bangun tapaki bumi tanpa kenal lelah
Hingga jadi kekuatan tuk menembus batas kefanaan
Persatu kau jejaki bersama noktah noktah indra terajut
Tinta yang terukir memahat jalan awal dunia menuju nirwana

Sepotong kertas kosong yang terisi noktah buah tulisanmu
Perlahan namun pasti terbentuk nada berirama dan berwarna
Bersama sekeliling yang menatih pahatan hidup kebenaran hakiki
Hingga sanggup menuangkannya ditengah peradapan hitam
Noktah yang sanggup menyibak dengan tinta emas bercahaya

Adalah pena yang tajam menorehkan pengaruh menghujam dada
Juang para ibu ketika menyepakati titah penguasanya
Saya mendengar, saya patuh!
Mulailah noktah dapat terajut membentuk ujung tombak
Meniti puncak peradapan tinggi sang Illahi

Ngawi, 18 Juni 2020