Oleh Muliawati (Revowriter & tim media Perempuan Hijrah)

Islam itu mudah kok untuk diaplikasiakan. Hanya kita saja yang selalu menuding Islam itu keras dan ribet.

Mari kita buka dengan sebuah renungan. Sekarang Sudah memasuki bulan ke 5 sejak virus covid-19 terlacak keberadaannya di Indonesia. Siapa sih yang tidak ingin kembali ke keadaan normal. Tapi Maasyaa Allah dibalik wabah, sebenarnya banyak yang Allah tunjukkan kepada kita.
Bahwa nafsu dunia itu sudah berada pada hati kita.
Sehingga apa yang kita lakukan sepertinya tidak pernah lepas dari ‘ Apa Kata Dunia??’

Setelah ada wabah, beberapa bulan di rumah saja, kita ternyata sadar bisa hidup tanpa ke mall, ketika keluar rumah untuk berbelanja, kita hanya membeli apa yang kita butuhkan, wajah yang biasa ditampilkan kinclong kini tertutup masker. Tidak berjabat tangan dengan yang bukan mahrom, menjadi biasa kan? gak canggung lagi.

Kelalaian kita dalam menjaga kesehatan. Dari dasar saja dulu. Mencuci tangan sekarang menjadi lebih sering, bersin menutup mulut, jadi sering mandi, minum air hangat, mengkonsumsi sayuran, buah, madu, jahe dan lainnya, untuk meningkatkan imunitas. Semua rela dilakukan.

Lalu apalagi yaaa, saat diterapkan Work from Home atau dirumah aja, kebanyakan dari masyarakat menghabiskan waktunya dirumah, bisa istirahat dengan cukup, membersihkan bagian rumah yang tidak pernah terjamah hingga puluhan tahun.

Anak-anak Tk dan SD yang BDR( belajar dari rumah) sangat membutuhkan ibu yang memiliki kapasitas ilmu yang mumpuni untuk turun tangan mendampingi anak belajar. Sehingga kita pun menyadari bahwa perempuan butuh pendidikan tinggi, walau ujung-ujungnya berkarier sebagai IRT.

Atau kita kembali mengingat aktivitas kita
di bulan ramadhan kemarin, aktivitas bukber atau ngabuburit yang sangat sering dilakukan dan selalu menyita waktu untuk beribadah betul- betul tidak ada.
Dan itu tidak apa-apa kan? kita bisa hidup juga tanpa bukber atau ngabuburit. Kita bisa kepada contact dengan teman-teman. Silahukhuwah tetap terjalin. Bayangkan saja berkumpul dengan yang bukan mahrom, malah mendatangkan dosa.
Yang paaaaling sering kita lakukan saat ramadhan adalah menggunakan kesempatan itu untuk berdoa, bermunajat, mendekat pada Allah, memohon ampun, khusyuk disetiap ibadah, memohon perlindungan dari segala penyakit dan wabah.
Tidak perlu memikirkan biaya baju baru. Dan jalan- jalan untuk liburan.

Islam itu sebenarnya mudah kan, hanya kita saja lebih mengutamakan hal duniawi.
Allah mau tunjukkan banyak kepada kita bahwa Allah itu Maha Tahu mana yang paling baik bagi hambaNya. Allah selalu memudahkan sesuatu bagi kita untuk hidup di dunia dan menggapai kebahagiaan di akhirat.
Allah maha pengatur, segala aturannya itu adalah aturan yang paling cocok dengan manusia.

Allah Azza wa Jalla berfirman:

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ
لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا

“… Pada hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agamamu, dan telah Aku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agama bagimu …” (Al-Maa-idah: 3)

Mulai sekarang jangan takut belajar Islam yah. Karena sesungguhnya Allah memudahkan kita dan menunjukkan jalan kemudahan menuju JannahNya, menggapai RidhoNya.

Wallahu’alam.