Oleh : Peni Sartika

Telah berlalu laknat Allah SWT atas kaum Nabi Luth as atas perbuatan keji mereka di muka bumi. Namun, demikian para pengikutnya hari ini ternyata semakin banyak dari kalangan orang-orang yan tidak beriman.

Ibnu Abbas ra. menuturkan bahwa Rasulullah saw. telah bersabda:

لعن الله من عمل عمل قوم لوط, لعن الله من عمل عمل قوم لوط, لعن الله من عمل عمل قوم لوط

Allah telah melaknat orang yang mempraktikkan perilaku kaum Nabi Luth. Allah telah melaknat orang yang mempraktikkan perilaku kaum Nabi Luth. Allah telah melaknat orang yang mempraktikkan perilaku kaum Nabi Luth. (HR an-Nasa’i).

Betapa sempurnanya kerusakkan di muka bumi kini kaum pelangi tidak main-main untuk diakui dan diterima keberadaan mereka. Nauzubillahi minzalik apakah kita mau menjadi bagian orang yang dibenamkan di dalam bumi sebagaimana kaum Nabi Luth Yang Allah SWT abadikan kisah mereka di dalam Al-Qur’an sebagai pelajaran bagi umat sesudahnya.

Mereka kaum pelangi berbohong atas nama fitrah dan bermain-main dengan rahasia penciptaan. Atas nama fitrah mereka teriak ini adalah “the given of god” pemberian Tuhanpadahal tidak mereka sedang berbohong, dan mereka teriak atas nama kebebasan berhak mengubah jenis kelamin dan hal hina lainnya.

Beberapa waktu lalu perusahaan besar Unilever mendeklarasikan dirinya mendukung komunitas LGBT+Q Pernyataan itu diposting lewat akun instagramnya Unilever Global pada Jumat 19 Juni 2020. (Unilever LGBT)

Meski pernyataan Unilever LGBT tersebut merupakan ungkapan resmi dari Unilever Global, namun sejumlah warganet Indonesia menyatakan akan memboikot berbagai produk Unilever.

Meski di dunia Barat keputusan itu merupakan hal yang positif karena menjunjung hak asasi manusia, namun rupanya hal itu di Indonesia masih menjadi sebuah kontroversi.
Lewat postingan tersebut warganet Indonesia mengabil sikap boikot terhadap produk Unilever.
“Selamat, produk anda semakin kurang diminati di negeri kami, negeri di mana mayoritas berpenduduk muslim. Penduduk muslim terbesar dunia dan market terbesar dunia. Selamat!!,” kata akun muhammadrd88.
“Astaghfirullah be carefull my muslim brother’s n sister’s this product is comitting LGBT which is HARAM in ISLAM,” tulis akun asfahani_rauf.

Begini jadinya ketika kebathilan lebih dominan segala bentuk keharaman diperbolehkan, saat kaum muslim yang berbicara lantang tentang kebenaran maka dunia akan kompak memusuhi,.
Padahal telah jelas dan terang pelaku LGBT telah menyalahi fitrah dan menyebabkan berbagai penyakit menular (HIV/AIDS) yang mengerikan bahkan melenyapkan populasi manusia. Bagaimana mungkin mereka mendapatkan keturunan bahkan yang lebih mengagetkannya lagi ada pernyataan dari jerremy teti sebagai perwakklan dari selebriti yang mendukung UU LGBT di sahkan di indonesia cepat atau lambat saat TV One pada Senin (6/7 /2017) lalu.”siapa yang bilang sejenis tidak bisa punya keturunan, iya nggak. Kalau di luar bisa menyewa rahimnya, maaf ya, kalau di indonesia mungkin nggak bisa,” ujar Jeremy.
Maka berlakulah firman Allah SWT
وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِّنَ ٱلْجِنِّ وَٱلْإِنسِ ۖ لَهُمْ قُلُوبٌ لَّا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَّا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ ءَاذَانٌ لَّا يَسْمَعُونَ بِهَآ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ كَٱلْأَنْعَٰمِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْغَٰفِلُونَ

َArtinya : “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai”. (TQS. Al A’raf [7] 179)

Sebenarnya isu LGBT telah lama ada, namun kemunculan saat ini mereka akan lebih serius dan getol lagi agar dapat diterima di manapun, termasuk di negeri-negeri kaum muslim salah satunya indonesia sebagai populasi mulslim terbesar di duniia.

Nyatanya HAM benteng yang kokoh perlindungan LGBT+Q sebab, asas HAM sendiri adalah memberikan kebebasan individu bertingkah laku selama tidak mengganggu kebebasan orang lain. Mau homosexsual boleh, heterosexsual boleh, menikah sama sejenis boleh, kumpul kebo boleh, mengganti jenis kelamin boleh, bahkan hal yang hina lainnya adalah menyewa rahimpun boleh. HAM menjadi dalil bagi mereka kaum pelangi untuk terus diakui dan dilindungi.

Tapi bagaimana HAM terhadap mereka para korban predaktor seksual hingga mereka harus menderita penyakit menular bukankah mereka berhak aman dan hidup sehat dari gangguan predator seksual.

HAM sejatinya godam pemukul mereka yang menyuarakan kebenaran, khususnya umat islam yang sangat lantang memusuhi kaum pelangi ini namun, dianggap melanggar HAM. Sungguh hukum bathil telah membutakan

Jelas kaum muslim menolak keras atas adanya kaum LGB+Q yang hari ini semakin berani apalagi di bawah dukungan-dukungan perusahaan dunia kapitalistik. Jadi kalupun ada seruan boikot produk Unilever karena jelas memberikan dukungan kepada LGBT+Q justru ini tidak akan memberikan dampak jera apalagi menghapus eksisteni kaum pelangi ini.

Kita tidak bisa mengerahkan kemampuam sedanya untuk melawan LGBT+Q ini. Sebab gerakkan LGBT+Q semakin mengerikan mereka telah masuk ke dalam hiburan seperti tontonan film-film bergenre anime, musik K-pop, dan lainnya. Ini merupakan bahaya global yang mengancam dunia.

Maka untuk itu umatpun seharusnya bersatu untuk membuat kekuatan yang berlandaskan syariat menghapus berbagai bentuk kemaksiatan di tengah-tengah umat. Sebab, hanya islamlah satu-satu yang mampu menyelamatkan manusia dari lubang kebinasaan. Seperti hari ini manusia di giring untuk menjadi durharka terhadap Allah SWT. Nauzubillahi minzalik semoga kita semua terhindar dari malapetaka dan kesengsaraan baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Wallahu’Alam Bishowab