Oleh : NS. Rahayu

Azam menapaki lautan hidup tak pernah bertepi
Kemanapun berjalan tak pernah temukan pemberhentian
Lalui semua batas fatamorgana, mimpi dan asa
Antara waktu ke waktu mengantarkan pada tujuannya
Kesanggupanmu adalah amanah yang ditolak semesta

Oleh gunung kokoh yang semburannya mampu menghanguskan
Oleh lautan luas yang gelombangnya mampu menjadi tsunami
Oleh bumi yang tanahnya mampu melumatkan
Oleh angin yang sapuannya mampu meluluhlantakkan
Dan oleh apapun yang tercipta atas kehendakNYA

Ketika semua menampik amanah tak sanggup memikulnya
Kita berbeda! Langit memilihmu untuk menjadi kholifah bumi
Meski nampak kecil tanpa daya namun perkasa menggengam semua
Mampu menapaki tiap titian dunia menghayati semesta nan luas
Tersungkur ikhlas atau membusungkan dada adalah pilihan akal

Pada waktunya akan ada pertemuan kembali yang entah kapan
Catatan kecil tiap hembusan nafas yang kita tulis tersimpan rapi
Persatu akan terbuka tanpa ada secuil atom yang tersisa
Buah yang kau rakup saat menikmati indah dunia hingga nafas terakhir
Adalah bekal hakiki perjalananmu menuju rumah terakhir

Ketika langit telah memilihmu
Jalani kehidupan dengan memanggul kalimat surgawi
Namun kejumawaanmu atas dunia memalingkan aturan baku pada manusia
Atau kerendahan sujudmu akan aturan baku semata ketundukan
Adalah kunci pintu rumah abadi terakhirmu yang kau tetapkan sendiri

Ngawi, Akhir bulan juni 2020