Oleh Puji Yuli

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah mengambil keputusan yang tepat untuk mengembalikan Hagia Sofia menjadi masjid. Ini adalah langkah yang tepat untuk mengembalikan Hagia Sofia dari museum menjadi masjid. Berita ini
merupakan kabar yang menggembirakan bagi kaum muslim di dunia juga di Indonesia.

Masjid Hagia Sofia ini mengingatkan kita sebagai kaum muslimin tentang sosok “Muhammad Al-Fatih”. Yaitu sosok pahlawan kaum muslimin yang telah berhasil menaklukkan konstatinopel atau sekarang Turki Utsmani. Sosok Muhammad Al Fatih dikenal sebagai pribadi yang soleh dan pemberani dalam memimpin pembebasan dan penakhlukan Konstantinopel untuk kemuliaan Islam.

Tetapi setelah keruntuhan Khilafah tahun 1924 Turki menjadi negeri Sekuler. Sampai akhirnya Mustafa Kemal mengubah masjid Hagia Sofia menjadi sebuah Mesium. Dan sejak saat itu tidak ada lantunan adzan juga shalat fardhu di masjid Hagia Sofia. Padahal masjid Hagia Sofia itu membawa kenangan akan keagungan Islam yang diperjuangkan oleh Muhammad Al Fatih.

Kini di bulan Juli tahun 2020 rasa bahagia yang haru biru bagi kaum muslimin di dunia. Hal ini di rasakan saat
suara azan kembali berkumandang indah di masjid Hagia Sofia. Tangisan rindu penuh makna pada peristiwa pengembalian Hagia Sofia menjadi masjid oleh presiden Erdogan. Masjid Hagia Sofia itu membuat umat muslim turki bahagia akan kenangan manis bagaimana kisah indahnya penakhlukan konstantinopel oleh pemimpin muslim Muhammad Al Fatih. Semoga ini bisa menjadi sinyal baik untuk kebangkitan dan kemuliaan Islam sebagai rahmat bagi alam semesta.