Oleh : Lilik Yani (Muslimah Peduli Umat)

Allah hanya menghendaki kebaikan untuk setiap hamba-Nya. Apapun yang terjadi pada hamba-Nya, itu adalah bentuk cinta Allah. Walaupun terkadang bentuk cinta Allah itu terlihat kurang menyenangkan bagi seorang hamba. Tetapi kita harus tetap berprasangka baik kepada Allah. Pasti ada hikmah yang baik buat hamba yang dicintaiNya itu.


Tanamkan dalam hati, bahwa Allah itu sangat sayang kepada hamba-hambaNya. Allah hanya menghendaki kebaikan untuk hamba-hambaNya.
Kalau dalam kenyataan hidup kita, terkadang harus mengalami kesulitan, kekurangan, rasa sakit, ujian, dan berbagai musibah silih berganti yang menimpa kita. Apa dengan semua itu lantas kita mengatakan Allah tidak sayang kepada kita. Allah tidak adil. Allah mengabaikan kita. Tentu itu pemikiran yang salah.

Dalam keadaan apapun, tetaplah husnudzon kepada Allah. Tidak mungkin Allah mengabaikan hamba-hamba yang dicintainya.
Tenangkan diri, banyak merenung dan muhasabah diri, atas semua yang kita alami. Selalu ada hikmah dalam setiap masalah yang menimpa.

Kalaupun belum dapat menemukan hikmah atau pelajaran dari masalah itu, karena kita yang belum bisa menemukannya. Karena akal pikiran kita yang belum bisa memahami hikmahnya.

Yang penting kita jaga sikap terbaik dalam menghadapi masalah, dan selalu meyakini bahwa selalu ada hikmah dalam setiap masalah yang kita hadapi dalam hidup ini. Dengan demikian ketika ada masalah atau kejadian yang menyusahkan datang dalam kehidupan kita, sejatinya kita menyiapkan diri untuk bersuka ria memetik bunga-bunga hikmah yang ada di balik ujian itu.

Sepanjang hidup kita, tidak mengenal musim pasti selalu ada buah hikmah yang dapat kita petik. Sayangnya, kita lebih memilih untuk terjebak dalam keluh kesah dan sibuk menyalahkan situasi, menyalahkan orang lain, bahkan menyalahkan Allah.

Begitu banyak energi yang yang terbuang sia-sia untuk hal tersebut. Karena dengan berkeluh kesah dan sibuk mencari kambing hitam, maka tidak akan menyelesaikan masalah. Yang ada justru membuat hati semakin gundah dan dada sesak.

Lebih baik kita tanamkan dalam hati, bahwa semua yang kita alami dalam hidup ini adalah anugerah. Karena itu tidak ada satu masalahpun yang tercipta sia-sia. Pasti ada hikmah atau pelajaran dibaliknya.

Oleh karena itu, sebaiknya kita bersyukur kepada Allah. Karena dengan bersyukur, maka segalanya akan terasa lebih ringan.
“Orang yang berbahagia bukanlah orang yang memiliki yang terbaik dalam segala hal. Tetapi orang yang bisa membuat hal terbaik dari apa yang dimilikinya.”

Jalan hidup setiap orang berbeda-beda. Begitu pula cara memandang masalah dan cara menyikapinya tentu berbeda pula.

Ada yang menyikapi dengan rasa kesal dan terus menerus menyalahkan keadaan. Ada yang terus mempertanyakan, mengapa hal ini menimpa dirinya. Tapi ada juga yang memilih untuk berfikir dan berprasangka baik kepada Allah dan bersyukur atas semua kejadian.

Dengan bersyukur, hati lebih tenang, kita bisa berfikir logis dan akan menemukan hikmah atau pelajaran di balik kejadian yang menimpa. Dan Allah selalu memberikan yan terbaik buat hamba-hamba yang dicintainya.

Allah hanya memberi apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan. Karena Allah yang paling tahu tentang diri kita, dibanding diri kita sendiri.

Semoga kita selalu diberi kelapangan hati untuk menghadapi setiap kejadian. Dan semoga Allah selalu memberi petunjuk solusi atas setiap permasalahan yang terkadang melintas dalam perjalanan hidup kita. Hingga hikmah kebaikan yang akan kita dapatkan, untuk semakin mendewasakan diri dan meningkatkan ketaqwaan.

Wallahu a’lam bisshawab