Oleh: Lilis Lina Nastuti

Hidayah atau petunjuk dari gelap menuju cahaya yang Alloh tanamkan dalam jiwa kita hendaknya terjaga terpelihara kondisinya tetap tercerahkan terwarnai dengan Qur’an.

Karena tiada yang bisa memberi hidayah agama Islam ini kecuali Alloh Ta’ala yang maha agung yang maha kuat maha kuasa atas segala perkara.

Dialah Alloh yang menghunjamkan IMAN dalam dada setelah hidayah itu ada.

Tak seorangpun yg bisa memberi hidayah sekuat dan sesuper apapun takan bisa, karena hidayah mutlak milik Alloh.

Agar hidayah tetap bercokol kuat dalam hati hendaknya kita pelihara dengan kesungguhan luar biasa .

Caranya?

Istiqamahkan membaca Al Qur’an setiap hari, setiap saat sempatkan waktu, sediakan waktu khusus waktu terbaik tuk baca Qur’an, jangan berikan waktu sisa tuk baca Qur:’an, yakin bisa, yakin mudah jika sudah terbiasa.

Qur’an saat dibaca makin terasa getaran aura piositif terkandung didalamnya kenyamanan dalam hidup.

Qur’an saat dibaca membuka cakrawala keislaman kita, dari ayat ke ayat dari surat ke surat sangat luar biasa penuh makna dan gaya bahasa yang dapat menumbuh suburkan keimanan kita.

Ya, dgn Quran yakin hidup bisa bahagia bisa mulya karena tak sekedar dibaca tapi pengamalan yg membekaslah yg bisa mempengaruhi adab kita terus terpupuk dengan Qur’an hingga jika kita rajin membaca dan membiasakan membacanya, maka akidah kita akan makin kuat dengan ayat-ayat, akidah kita makin terpelihara.

Nah, inilah salah satu cara kita mempertahankan akidah hanya dgn mengistiqamahkan baca Qur’an agar hidayah terpelihara.

Majalaya
19 Agustus 2020
6:02