Oleh : Evalasari, S. Pd.

Di Kabupaten Sumedang, memulai gerakan Magrib Mengaji yang dikaukan secara online bersama Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir, Sabtu (1/8/2020)
Gerakan Magrib Mengaji secara online untuk seluruh ASN tertuang dalam Surat Perintah (SP) Bupati Sumedang No 800/4081/Kesra pada tanggal 27 Juli 2020.
Dalam SP tersebut, Bupati memerintahkan kepada Sekda, Staf Ahli, Asisten, Kepala Dinas/Badan/Kantor di lingkungan Pemerintah Daerah kabupaten Sumedang untuk mengikuti secara aktif kegiatan Magrib Mengaji Online melalui media sosial Instagram @dony_ahmad_munir sejak tanggal 1 Agustus 2020.
Dalam SP tersebut juga diberikan kepada Camat se-Kabupaten Sumedang, Pejabat Struktural Eselon III dan IV, serta seluruh Kepala Desa dan Lurah di Kabupaten Sumedang.

Magrib Mengaji Online, akan dimulai pada pukul 18:20 WIB hingga pukul 18:50 WIB. Cukup 30 Menit, setiap harinya. Dari Senin hingga Jumat dalam tiap minggunya. (TiNewss.com)
Gerakan Magrib Mengaji yang diselenggarakan Bupati Sumedang tersebt patut diacungi jempol dan di apresiasi sebagai bentuk upaya untuk mendekatkan kembali masyarakat Sumedang dengan Alquran. Masyarakat secara nafsiyah bisa lebih tenang dan nyaman dengan Alquran. Apalagi bagi bara pejabat atau para ASN yang sudah seharusnya. Masyarakat secara nafsiyah bisa lebih tenang dan nyaman dengan Alquran. Apalagi bagi bara pejabat atau para ASN yang sudah seharusnya menjadi contoh ssosok yang taqwa dan dekat dengan Alquran.
Semangat mengaji ini adalah semangat yang bagus, luar biiasa di saat zaman seperti ini, apalagi jarang sekali pejabat yang memerhatikan hal ini. Namun jauh lebih bagus semnagat mengaji ini diarahkan juga kepada pemahaman tentang pentingnya membaca Alquran bukan hanya sekedar membaca tapi bagaimana Alquran itu dapat dijadikan nafas masyarakat. Bagaimana Alquran ini dijadikan pedoman hidup bagi, setiap perbuatan dan tinggkah lakukita atau way of life.

Membaca Alquran adalah sunah yang berarti bagi yang membaca dan mendengarkannya akan mendapatkan bahala dari Allah, pahala yang Allah berikan pun luar biasa seperti ayat Alquran dan hadis berikut.

{الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ (29) لِيُوَفِّيَهُمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدَهُمْ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّهُ غَفُورٌ شَكُورٌ (30)}
“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi”. “Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS. Fathir: 29-30).
عَنْ عَبْد اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ رضى الله عنه يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الم حرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ ». “Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469)
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بن مسعود رضى الله عنه قَالَ : تَعَلَّمُوا هَذَا الْقُرْآنَ ، فَإِنَّكُمْ تُؤْجَرُونَ بِتِلاَوَتِهِ بِكُلِّ حَرْفٍ عَشْرَ حَسَنَاتٍ ، أَمَا إِنِّى لاَ أَقُولُ بِ الم وَلَكِنْ بِأَلِفٍ وَلاَمٍ وَمِيمٍ بِكُلِّ حَرْفٍ عَشْرُ حَسَنَاتٍ.“Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Pelajarilah Al Quran ini, karena sesungguhnya kalian diganjar dengan membacanya setiap hurufnya 10 kebaikan, aku tidak mengatakan itu untuk الم , akan tetapi untuk untuk Alif, Laam, Miim, setiap hurufnya sepuluh kebaikan.” (Atsar riwayat Ad Darimy dan disebutkan di dalam kitab Silsilat Al Ahadits Ash Shahihah, no. 660).diberikan pencipta untuk hambanya.