Oleh: Lilis Lina Nastuti
Aktivis Literasi Islam

Dakwah itu bukan untuk mendapatkan pujian bukan pula ingin disukai banyak orang. Apa lagi sekedar numpang cari makan atau cari harta dan kehidupan duniawi lainnya. Bukan untuk itu! Ah, terlalu murah jika itu yang dikejar, namun dakwah itu hanya ingin sampaikan yang haq berupa kebenaran dalam ajaran Islam.
Dengan jalan yangsesuai ditempuh Rasululloh Saw contohkan yaitu dakwah dengan lamaddiyah atau tanpa kekerasan tapi dengan cara pemikiran dengan ilmu dan tutur kata yang baik tentunya.

Dalil terkait dakwah;
Q.S An Nahl : 125.

U’d UU’…ilaa sabiili rabbika bilhikmati wal mau’ idhotil hasanah, wajaadilhu billati hiya ahsan. “Ajaklah ke jalan tuhanmu dengan ilmu/ hikmah dan tutur kata yang baik”

Inna rabbaka huwa a’lamu biman dolla an sabiilih wahuwa a’ lamu bilmuhtadiin. “Sesungguhnya Rabbmu…/ Tuhanmu… yang lebih mengetahui siapa yang sesat? dan siapa yang mendapat petunjuk.

Dakwah pun, termasuk menyadarkan umat akan pentingnya memahami Islam Kaffah agar bisa bersama-sama berjuang untuk menegakkan aturan islam dalam bingkai sistem Khilafah.

Karena, hanya dengan Khilafah lah semua ajaran Islam/ Syariat Islam bisa dipraktekkan dengan sempurna & paripurna secara menyeluruh dan totalitas secara adil dan hal ini bisa terwujud hanya dengan sistem Khilafah
Bukan dengan Sistem lain.

Cukuplah Islam sebagai Idiologi yang bersumber dari Qur’an dan Sunnah. Tak ada yang sebanding dengan Idiologi Islam tersebut karena segala aturan diadopsi langsung dari Sang Pemilik Kehidupan. Itu sebabnya hanya Ideologi Islamlah yang sangat sempurna, akan berkuasa dan jaya di dunia ini. Meski semua makhluk Alloh berkumpul untuk berusaha runtuhkannya pasti takan bisa runtuh dari jiwa – jiwa mukhlis karena Janji Allah benar adanya.

Walau wadahnya telah runtuh?
Dalam kekhilafahan terakhir di Turki( runtuh Tanggal 03 – Maret 1924 M). Namun, bukan berarti runtuh pula Ideologi Islam dari jiwa-jiwa pengikut keyakinan Rasululloh Saw ini.

Yakinilah. Ideologi Islam tetap ada masih diyakini dan diemban disebarkan oleh para pengikut Rosulullah Saw. Percayalah, Ideologi Islam tak lepas dari penganutnya yang kuat iman, mendarahdaging dalam jiwanya mengalir ruh jihad fiisabilillah.

Merekalah para jundulloh atau para tentara Alloh yang muklis berdakwah sampaikan Islam Kaffah tanpa pamrih tanpa ingin dipuji, diekspos ke publik.
Gerak mereka murni 100℅ hanya untuk Islam. Meski hidup mereka terbatas dalam pengawasan para penguasa zalim tetapi semangat mereka sangat berapi-api untuk bela Islam.

Hanya kepada Alloh para pejuang Islam berharap.
Allohlah sebaik baik penolong bagi mereka!Huwa Khoirun Naashiriin. Dialah, Alloh sebaik baik penolong. Inilah yang menjadi keyakinan para aktivis pembela pejuang dan penegak kebenaran termasuk pejuang Khilafah.

Mereka meyakini kemenangan tampak jelas di depan mata, selangkah lagi, tahap akhir tahap tegaknya Daulah Khilafah. Allohuakbar.Wallaahu A’lam