Oleh: Desi Wulan Sari

πŸ€πŸ‚πŸ€πŸ‚πŸ€πŸ‚πŸ€πŸ‚πŸ€πŸ‚πŸ€πŸ‚

Bila cinta nafsu membuat hati sekarat, segera bersimpuh memohon tobat, tundukkan kepala dalan shalat, niscaya Allah pasti berikan ampunan Sarat.

Kala pacaran buat berahi menggeliat, kesadaran dan iman perlahan minggat, saatnya fisik dan jiwa diralat, kembali kepada Maha kuat.

Cinta memang sudah tersurat, namun memenuhinya dengan halal dan haram adalah suatu iradat, pilihan bagi akal yang sehat.

Cinta pun bisa tersirat, melalui rasa normat, menjaga amanat, dengan tak biarkan setan melawat, walau hanya dengan berkirim Surat.

Menjadi Muslim sejati adalah pilihan berat, menundukkan gairah dan cinta dalam mihrab taat, menghamba Allah dengan tekad bulat.

πŸ‚πŸ€πŸ‚πŸ€πŸ‚πŸ€πŸ‚πŸ€πŸ‚πŸ€πŸ‚πŸ€πŸ‚