Dania (Mahasiswa Perikana UHO)

Jakarta -Indonesian Corruption Watch (ICW) meminta KPK ikut turun tangan mencari tahu penyebab kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung (Kejagung). ICW curiga ada oknum yang sengaja menghilangkan barang bukti terkait kasus yang sedang ditangani Kejagung saat ini, salah satunya kasus jaksa Pinangki Sirna Malasari. ICW mendesak agar KPK turut menyelidiki penyebab terbakarnya gedung Kejaksaan Agung. Setidaknya hal ini untuk membuktikan, apakah kejadian tersebut murni karena kelalaian atau memang direncanakan oleh oknum tertentu, "ujar Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana kepada wartawan, Minggu (23/8/2020).

Sebanyak 260 petugas Dan 65 unit Mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan sulit memadamkan api. Kebakaran baru bisa dipadamkan selama 12 jam seluruh Gedung hangus tak tersisa. Banyak yang curiga kebakaran disengaja oleh oknum tertentu dikarenakan penanganan perkara dikejaksaan agung yang menangani kasus besar seperti kasus Haktagih bank Bali yang menyebabkan tersangka Djoko Sugiarto Tjandra dan Jaksa Pinangki Sirna Malasari kasus besar lainya adalah korupsi.

Masyarakat memang tidak bisa membantah bahwa kosupsi menggila pada sistem demokrasi, sebab selain sanksi pidana yang ringan korupsi demokrasi diakibatkan oleh demoksasi yang berbiaya tinggi karena setiap yang mencalonkan untuk menduduki kursi demokrasi harus mempunyai dukungan masyarakat, semua tidak ada yang gratis maka korupsi itu tumbuh subur pada negara demokrasi. Sangat berbeda dengan Islam. Kekuasaan ada di tangan rakyat dan kedaulatan di ambil dari Al-Qur'an dan Hadist, kepala negara (Khalifah) yang diangkat berdasarkan pilihan rakyat yang tidak dibayar tetapi memang sesuai dengan yang dinginkan dan yang terpilih akan menjalankan tugas sesuai Al Qur'an dan Hadist.

Dalam negara Islam pengangkatan kepala daerah dan pemilihan ketua majelis ummah/majelis wilayah berkualitas, amanah. Inilah gambaran sistem yang tegak di atas pilar akidah islam. Sebuah kepemimpinan menyeluruh yang sempurna dan paripurna. Dalam sistem islam, seorang pemimpin akan menyadari betul amanah yang diembannya berdasarkan ketaatan dan ketakutan akan hisab kelak. Maka di masa kepemimpinannya akan senantiasa mengacu pada mulianya syariat islam mengatur seluruh aspek kehidupan, berikut masalah-masalah yang terjadi akan diatasi dengan tuntas oleh sistem islam.

Wallahualam bisshawab