Oleh : Piyantun ndeso

Aku untuk kamu
Kamu untuk aku
Namu semua apa mungkin
Iman kita yang berbeda
Tuhan memang satu
Kita yang tak sama
Haruskah cinta lantas pergi
Meski cinta tak kan bisa pergi

Itu adalah penggalan lagu peri cintaku yang dinyanyikan marcell. Intinya sih, lagu itu menceritakan tentang, cinta itu suci, gak bisa dipisahkan meski terhalang perbedaan agama sekalipun.

Entah kebetulan atau kebenaran. Disaat yang bersamaan, ada 2 pasangan arteees yang diisukan menikah beda agama. Pasangan pertama adalah pasangan diva jawa dan si akang gendang. Dan pasangan kedua adalah pasangan artis sinetron yang bercerita tentang geng motor kebut kebutan.

Si akang gendang disinyalir berpindah keyakinan demi menyunting biduanita jawa yang sekarang sedang naik daun. Dan pasangan kedua, si artis cantik disinyalir berpindah agama mengikuti agama lelaki pujaannya yang setamvan aktor goreyah.

Meski kedua pasangan ini gak mau jujur menyampaikan kebenaran kemurtadannya, tapi netijen yang super julid dan super canggih melebihi CIA dan Mossad itu, berhasil mengungkap fakta fakta terkait dengan kemurtadan mereka.

Sedih lihatnya. Demi cinta, demi pujaan jiwa, mereka rela berpindah keyakinan. Seolah menganggap agama tak lagi penting dibanding cinta. Dijaman sekuleristik seperti saat ini, akidah tak lagi berharga untuk dipertahankan. Kemarin beriman sekarang kafir pun dianggap hal wajar asal cinta bisa dipersatukan.

Padahal, Allah SWT melarang kaum muslimin untuk menikah dengan orang orang musrik. Seperti yang terdapat dalam surat Al Baqoroh ayat 221 :
“Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.”

Selain itu, Rasul SAW berpesan pada kita untuk memilih pasangan dengan agama menjadi pertimbangan utama. Jadi, jangan gadaikan imanmu demi cinta manusia. Masih banyak laki laki/perempuan berimah yang baik, sholeh sholehah, cantik dan tamvan.
Kalau kata ustad Abdul Somad sih, “kumbang tak seekor. Bunga tak setangkai.” Jangan buta karena cinta hingga menggadaikan aqidah.

Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan menambah iman Islam kita hingga nyawa terpisah dari raga. Aaamiiin..