Oleh: Ayu Deswanti Rio Dingin

Tragedi penusukan pada ulama panutan umat, Syekh Ali Jaber, seketika menghebohkan publik. Pasalnya, penyerangan terjadi ketika beliau sedang mengisi ceramah. Dan yang sangat kontroversial beberapa media mainstream membombardir jagat maya dengan hoaks “pelaku adalah orang gila”.

Aksi persekusi ulama sudah berulang kali terjadi. Berupa hinaan, ancaman, hingga siksaan fisik. Ironisnya, semua kasus tersebut menguap begitu saja tanpa proses hukum yang adil.

Padahal, ulama adalah pewaris nabi. Jika nyawa seorang muslim saja lebih berharga dari dunia, apatah nyawa seorang ulama.

Sungguh, kita mestinya berduka saat ulama terus menerus disakiti. Bukan menyebar hoaks dan melepaskan pelaku begitu saja. Dengan kedukaan itulah kita tak akan henti mendoakan keselamatan bagi ulama dan umat. Serta memperjuangkan hadirnya kembali junnah (pelindung) kaum muslimin.