Oleh : Suryati, Ibu Rumah Tangga

Pada acara peringatan 100 tahun kedatangan warga korea,wakil presiden ma’ruf amin berpidato,bahwa k-pop harus menjadi inspirasi anak muda dalam berkreasi.

Pernyataannya yang menuai kontroversi menjadikannya ramai diperbincangkan,karena terdapat sejumlah akun yang membuat semacam meme yang menyebut pernyataan ma’ruf amin seolah mengajak nonton paha,karena k-pop identik dengan tarian tarian wanita yang mengumbar bagian tubuh, terutama paha.

Sungguh sangat miris seorang ulama menyetujui dan menganjurkan kaum muda indonesia harus berkreasi dengan mencontoh budaya asing, yang mana budaya tersebut sungguh diluar syariat islam,bahkan sangat bertentangan dengan syariat islam.

Indonesia yang menganut sistem kapitalis tiada lain tujuannya ingin mendatangkan pundi pundi keuntungan tanpa melihat apakah perbuatan tersebut sesuai dengan islam atau tidak?

Jadi wajar dalam sistem kapitalis agama dipisahkan dari kehidupan!

Jangankan… orang awam, level ulama pun disulap memberi pernyataan sesat bertentangan dengan syariat.

Tidak bisa dipungkiri bahwa masyarakat indonesia khususnya kaula muda sedang menggandrungi budaya korea,mulai dari drama korea yang banyak menampilkan drama percintaan,sampai musik k – pop yang dibawakan oleh beberapa grup band,apakah itu grup band laki laki,atau grup band kaum hawa, jumlah fansnya , menjamur di berbagai pelosok negri.

Mengapa ini terjadi?

Mengapa masyarakat lebih mengidolakan K- pop?

Padahal seorang muslim semua perilaku baik telah ada pada diri Rasulullah Saw. dan hanya Rasulullah Saw saja yg wajib ditiru semua gerak dan apa saja yang Rasul contohkan itulah yg harus kita tiru bukan yg lain.

Sesuai firman Alloh Q.S Al Ahzab : 21

Sungguh telah ada pada diri Rasul itu suri teladan yang baik bagi orang yang beriman.

Sepertinya umat lagi sakit, perlu proses panjang untuk normal dan sehat.

saatnya kita memahamkan umat kepada Islam Kafah agar semua kehidupan kembali kepada aturan Islam , bukan yg lain .

Dan, menjadikan Rasulullah menjadi sosok tauladan terbaik
Tidakkah kita ingin bertemu dengan Rasul?

Nanti di akhirat setiap orang akan dibangunkan dengan yang dicintainya, jika kita cinta Rasul dan mencontoh sunahnya yakin kita bisa dipertemukan Alloh kelak di akhirat.

Sebaliknya jika yang dicontoh selain Rasul?
Mustahil bisa bertemu dengan- Nya.

Akhirnya satu kata terakhir yang bisa disampaikan, yakni…
” Yuk idolakan Rasul, bukan yg lain…! Wallahu a’lam.