Oleh : Muliawati

Punya anak lelaki bukan berarti tidak mengenalkan hijab kepadanya.
Padahal, Hijab kan buat anak perempuan, kenapa harus laki-laki juga perlu tau??

Pertama-tama, kita harus tau bahwa Islam adalah agama yang sempurna. Di dalamnya terdapat seluruh aturan dalam kehidupan. Mulai dari mengatur hubungan kita dengan Sang Pencipta, diri sendiri dan manusia yang lain.

Sebagai umat muslim kita mesti mengenalkan anak tentang aturan tersebut sejak dini. Terutama mengenai aurat.
Mana batasan aurat laki-laki dan mana batasan aurat perempuan.

Kelak anak lelaki itu akan memasuki masa baligh, tentunya dimasa itu mereka sudah harus mengetahui dan memahami hukum syari’at. Mereka kelak menjadi pemimpin bagi seorang perempuan bahkan keluarganya.

Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban terhadap apa yang dipimpin, Seorang lelaki adalah pemimpin bagi anggota keluarganya, dan Ia akan dimintai pertanggungjawaban terhadap apa yang telah dipimpinnya atas mereka,” (HR Muslim).

Sebagai pemimpin dalam rumah tangga ia harus tahu aturan islam mengenai perempuan. Bagaimana mengayomi, membimbing dan memelihara keluarganya dari api neraka.

Allah SWT berfirman, “….Dan bergaullah dengan mereka secara baik, kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, maka bersabarlah karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kepadanya kebaikan yang banyak,” (QS An-Nisa: 19).

Bagaimana ia harus menafkahi keluarga tanpa menelantarkan ibunya. Karena anak laki-laki wajib menafkahi istri dan anaknya, dan juga wajib memperhatikan nasib ibu kandungnya.

“Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah lalu bertanya, Wahai Rasulullah siapakah orang yang paling berhak aku hormati?” Rasulullah berkata , “Ibumu” Ia lalu bertanya “kemudian siapa?” Rasulullah berkata “Ibumu” “kemudian siapa lagi?” Rasulullah berkata “Ibumu”, “Kemudian siapa lagi”, Rasulullah berkata “Ayahmu” (HR. Muslim).

Lelaki harus paham hukum syari’at karena ia yang akan menjaga dirinya dan keluarganya dari azab Allah. Beban yang ada di pundaknya akan berat, jika tidak memiliki ilmu agamanya.

Maka, jangan sampai karena masalah hijab seorang perempuan, maka laki-laki ikut terseret ke neraka, karena kelalaiannya.

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” [QS. At-Tahrim [66]: 6]

Untuk anak lelaki dan anak perempuan di seluruh dunia, masa depan peradaban Islam, di tangan kalian.

Yaa bunayyaa laa tusyrik billah.
Rabbana hablana minassholihin🤲