//Maju…Dakwah ?
Atau…Ngalah? //

Oleh Lilis Lina Nastuti
Aktivis Literasi Islam

Dakwah takan mungkin berhenti, walau ancaman tantangan hambatan, gangguan & rintangan datang silih berganti, karena dakwah kewajiban bagi semua muslim laki dan perempuan yang sudah baligh.
( dalil tentang dakwah An nahl : 125).

Dakwah pun takan bisa dihentikan takan bisa diatur oleh rezim zalim rezim lalim yang sedang berkuasa saat ini, yang sangat berani membuat aturan dakwah harus bersertifikasi, wah saya ogah, dengan sertifikasi,…!!!

Karena dakwah titah Alloh Taa’la, sang pengatur alam semesta,.
Percayalah… Jika dakwah bersertifikasi?
Payah …!!! .

Kenapa?

Karena, dalil yang keluar pun pasti harus sesuai harapan dan pesanan rezim berkuasa.

Ingat, dakwah itu, bukan perintah manusia sebagai makhluk lemah tak berdaya yang tak punya kekuatan selain dari kekuatan Alloh Ta’ala.

Jangan takut berdakwah , selama bersumber dari Qur’ an Sunah tak masalah…!!!

Sejatinya, dakwah itu mengajak taat, menjauhi maksiat, dakwah pun mengajak bertauhid, berhukum pada hukum Alloh., bukan berhukum pada hukum buatan manusia.

Dakwah pun menjauhi musyrik, persis seperti yang Rasulullah Saw contohkan.

Perhatikan, dakwah yang ditempuh Rasul, baik saat di Mekah menguatkan akidah umat dengan akidah Islam, atau pun saat dakwah di Madinah, menerapkan Syariat Islam dalam renah negara.
Apakah dakwah Rasul mulus mulus saja?

Ternyata tidak mulus , begitulah jalan dakwah , banyak onak dan duri juga derai air mata.
Yakni, ternyata…
Dakwah beliau tak luput dari ATHGR

  • Ancaman
  • Tantangan
  • Halangan
  • Gangguan dan
  • Rintangan. Yang dilakukan oleh para musuh- musuh Islam.

Inilah jalan dakwah Rasul, tak mulus ….bukan? Ah gak ada gregetnya… Jika dakwah mulus mulus saja, tul gak?

Inilah perkara penting terkait dakwah meskipun banyak aral merintangi laju gerak dakwah., tapu, tetaplah istiqamah, karena sejatinya hidup di jalan dakwah itu sebenarnya pahit saat beban berat menyampaikan kebenaran ditolak, bahkan difitnah, dimusuhi oleh para musuh musuh Islam, dari dulu hingga kini, permusuhan itu terus terjadi dan berulangkali.

Tapi ingat , jika kita kuat menghadapi ATHGR di jalan dakwah, maka dakwah pun…akan ketagihan dan bisa menikmati.
manisnya berdakwah, saat banyak orang tercerahkan dengan pemahaman Islam yang kita sampaikan kepada umat.

Sungguh, akan terasa nikmat yang tak bisa diukur dengan materi saat banyak umat kembali kepada aturan Islam Kaffah.
Mereka menjadi paham tentang islam kaffah mau berjuang untuk islam dan berani hidup dan matinya hanya untuk Islam.

Nah, inilah efek dari Istiqamah dalam berdakwah, walau berat menghadapi tantangan tapi tetap berani maju dalam berdakwah bukan ngalah! Karena Islam akan dimenangkan oleh orang orang yang istiqamah dalam perjuangan dakwah.

Berjuang terus dan fokus pada tujuan.

Yakni;
menerapkan Syariat Islam dalam Naungan Daulah Khilafah.
Sebab hanya dengan Syariat Islam semua masalah carut marutnya negeri ini akan tuntas…! Bukan dengan Sistem Liberal yang saat ini sedang diterapkan, bukan!