Oleh : Mak Ayu

Angin spoi semilir di tengah sawah
Mengiringi redup mentari senja
Panasnya tak lagi membakar kulit
Membuat para bujang keluar kamar
Menuntun kaki sang ayah bersama si kecil
Diiringi bunda menyuap si buah hati

Di tanah lapang telah berkumpul bersama
Ramai orang sibuk menarik sunar-sunar
Dalam angkasa yang berwarna indah
Dengan ragam bentuk suwangan menawan
Suara riuh bak pesawat berparade
Memamerkan tangguh suwangan miliknya

Di sudut tanah yang masih lapang
Desa masih mampu tertawa riang bers ama
Berceloteh sang bocah tiap ada yang terputus
Bersorai sang bujang memperolokkannya
Saat pemilik berlari mengejar seperti singa
Liuk jatuh suwangan entah kemana

Nikmat mana lagi yang kau dustakan?
Pencipta telah mengatur rincian waktu
Tinggal memanfaatkan tiap episodenya
Lihatlah raut bahagia tanpa beban mereka
Kemarau juga menorehkan kebahagiaan
Di langit biru dalam parade suwangan menari

*suwangan = layang-layang besar

Ngawi, 4 Oktober 2020