Oleh: Maharani Mahe

Seolah kejar tayang, DPR resmi mengesahkan RUU Omnibus Law Cipta Kerja sebagai Undang-undang pada rapat paripurna, Senin (5/10/2020. Para penguasa sangat berambisi untuk mengesahkannya berdalih mewujudkan Indonesia mandiri. Tanpa kita sadari, dalih ini lahir dari penguasa dan investor yang tamak.

RUU Cipta Kerja nampak terburu-buru dalam pengesahannya. Selain itu, dalam pembahasannya tidak melibatkan masyarakat dan pekerja. Pun memudahkan para penguasa dan investor menjarah kekayaan alam dan menjajah sumberdaya manusia atas nama investasi.

Banyak pasal di UU ini yang sangat merugikan masyarakat dan menjadikan investor semakin sejahtera, para pejabat makin korup dan rakyat tambah sengsara.