Oleh: Siti Kuraesin
Aktivis Remaja Muslimah Karawang

Kabid Humas Polda Metro Jaya mengungkapkan dari pengakuan tersangka praktik aborsi ilegal yang dilakukan sudah menangani lebih dari 1.600,000 pasien.

Tarif yang dikenakan bervariasi, tergantung dari usia kehamilan, semakin lama semakin tinggi, “1 bulan=1juta, 2 bulan=2jt, 3 bulan=3jt, 4 bulan=4jt bahkan bisa lebih”, ucap Yusri.
Serambinews.com 23/09/2020.

Laris manisnya kejahatan yang beromzet Rp 5 miliar ini dikarenakan adanya bantuan dari 50 bidan yang memiliki banyak jaringan.

Penyebab Umum Maraknya Aborsi

Pada Umumnya remaja yang ‘rusak moral’ ditambah dengan menganut faham ‘sekularisme’ (memisahkan agama dari kehidupan) adalah yang paling cerdas memilih dan membuat dalih serta memanfaatkan perlindungan hukum untuk aborsi yang sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 61 tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi, “Aborsi tidak diizinkan, kecuali dengan alasan kedaruratan medis”.
Solusi dalam pasal ini justru telah menyisakan banyak problematika dan memicu maraknya aborsi.

Lantas Bagaimana Cara Memberantas Masalah Sosial ini?

Islam telah mengatur pergaulan antara laki-laki dan perempuan agar tidak terjerumus pada khalwat (berdua-duaan) dan ikhtilat (campur-baur antara laki-laki dan perempuan) apalagi zina.

Aturan tersebut tidak untuk mengekang “kebebasan” berinteraksi, berkumpul atau berorganisasi. Namun supaya manusia terjauhkan dari akibat buruk free sex yang kebablasan itu. Jadi Islam menjaga individu-individu manusia agar terhindar dari perbuatan zina, maksiat dan sejenisnya.

Dalam ranah yang lebih luas, Islam menuntaskan masalah asusila ini di ranah lingkungan, pendidikan, dan media. Ketiga ranah ini diatur oleh sistem Islam agar tidak menjajakan tayangan yang membangkitkan nafsu syahwat liar. Edukasi dalam bentuk lisan, tulisan, audio-visual dilakukan dalam rangka mendidik generasi agar pemikirannya cemerlang dan bebas dari pergaulan yang menyimpang ini.

Negara akan menerapkan sistem Islam yang akan berjuang menegakkan syariat Islam di seluruh aspek kehidupan agar masyarakat terbebas dari kasus asusila yang serupa.

Ini adalah bentuk perlindungan berlapis sistem Islam melawan kasus kemaksiatan yang terjadi saat ini. Wallahua’lam