Oleh: Nurlela Nasution (Aktivis Muslimah)

UU Ciptaker telah disahkan. Aksi demi aksi, tuntutan demi tuntutan bahkan korban demi korban berjatuhan. Namun apa yang didapat ialah ketidakpedulian pemerintah terhadap nasib rakyatnya.

UU Ciptaker tidak hanya menyerang buruh, namun menyerang seluruh elemen masyarakat baik bidang pendidikan, pertanahan sampai ekonomi. Dengan kedok investasi UU Ciptaker disahkan.

Lantas untungnya bagi rakyat apa?

Yang tampak bukanlah kesejahteraan, melainkan kesengsaraan tak berujung yang dialami rakyat. Rezim Oligarki semakin mengakar kuat dan hanya menguntungkan segelintir elit.

Fadli Zon mengkritik pengesahan UU Ciptaker. Namun sebagai anggota DPR, ia mengaku powerless atau tak memiliki daya untuk mencegah pengesahan UU Ciptaker. Fadli Zon, mengatakan, “Sebagai anggota DPR, saya termasuk yang tak dapat mencegah disahkannya UU ini. Selain bukan anggota Baleg, saya termasuk yang terkejut adanya pemajuan jadwal sidang paripurna kemarin, sekaligus mempercepat masa reses. Ini bukan apologi, tapi realitas dari konfigurasi politik yang ada. Saya mohon maaf,” kata Fadli Zon dalam keterangannya.

Politikus senior PAN, Amien Rais, juga bertandang ke gedung DPR. Dia menjadi pembicara dalam sebuah diskusi tentang DPT Pemilu 2019. Anggota DPR dari Fraksi Gerindra terkait UU Ciptaker ini.

Inilah Demokrasi. Selalu membuat ketidakberdayaan seseorang dalam membuat hukum. Pilihannya harus ‘menerima’ walau menolak. Rakyat sudah muak dan ingin mencampakkan demokrasi namun masih ada segelintir orang-orang yang memiliki kepentingan dalam sistem ini.

Rakyat butuh adanya perubahan yang hakiki/benar agar bisa keluar dari persoalan kehidupan yang terus melilit diri. Karena ini derita kita semua.

Semua masalah yang timbul dan tidak memberikan solusi nyata karena kita–Indonesia–hari ini hidup tidak diatur oleh syariah/sistem Islam. Maka yang terjadi kita akan terus hidup tersiksa dan kesulitan untuk taat kepada Allah SWT. Maka penting untuk kembali menjalankan aturan/sistem Islam, dengan menerapkan sistem/aturan Islam secara menyeluruh. Allah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” (QS. Al Baqarah: 208)

Mengapa Syariah/sistem Islam wajib kita terapkan? Pertama, karena konsekuensi iman kita kepada Allah. Kedua, karena islam menjadi mu’alayati li masyakil al insan (solusi perbuatan manusia). Dan ketiga karena memberi rahmat (maslahat) bagi muslim maupun non-muslim.

Jangan tunda lagi untuk menerapkan sistem terbaik ini. Kalau tidak sekarang, kapan lagi?

Wallahu’alam Bisshowwab.