Oleh : Mak Ayu

Tarian huruf meliuk-liuk indah terus berjalan
Mengembara dalam belantara hidup
Menemui tiap pikir yang terbuka
Menghujamkan kalimat sarat makna
Yang tak mudah dihapus meski dengan kematian

Penamu senjatamu
Berisi amunisi tajam mengarah siapapun
Lembut merangkul, mengajak menari bersama
Dalam titian hakiki kembali pada pemilik-Nya
Merajut ukhuwah dalam shaf yang satu

Pena perubah peradaban
Menembus celah lini sempit pun tiada sulit
Kalimat lugas tajam toreh pahatan di benak
Menjadi senjata yang tak melukai
Namun mampu menembus kepala batu

Jejak pena yang akan terus terpatri
Meski sang pemilik opini telah mati
Akan terus tumbuh silih berganti
Terus saling mengisi amunisi kemuliaan
Hingga peradaban hakiki tegak di bumi

Ngawi, 17 Oktober 2020