Oleh: Maman El Hakiem

Hanya matahari yang tak pernah terpejam
Meskipun sekejap
Binar matamu, ada kantuknya
Ada baiknya, untuk melupakan
Pandangan liarmu pada dunia
Yang tak pernah membuatmu tenteram

Aku ingin bercerita tentang singkatnya waktu
Saat puluhan, bahkan ratusan tahun
Hanya terasa mimpi semalam
Saat kepingan mata uang tak lagi berharga
Ketika seonggok tulang binatang
Menjadi teman disampingnya

Maukah sekejap saja, mendengarkan kisahnya
Tentang manusia yang terjaga pandangannya
Terselamatkan imannya dari godaan dunia
Agar jiwamu menjadi tenteram
Apa yang ada digenggaman
Itulah, yang harusnya lebih disyukuri
Daripada mengejar bayangan matahari
Yang telah membuatmu lelahnya hati

Kota Angin, 07.11.2020.