Oleh : Siti Mahfuroh

Sungguh keji, setelah ramai kasus pembunuhan seorang anak bernama Rangga, kini pembunuhan keji terulang kembali. Kali ini menimpa seorang Guru ngaji yang dibunuh lalu dimasukkan ke dalam sumur tertutup beton di rumahnya. Dikutip dari Detik.news(05/11) Telah terjadi kasus pembunuhan seorang Guru ngaji yang bernama Athiqotul Mahya alias Bunda Maya (28) oleh seorang pelaku bernama Karyo (39) yang di picu masalah hutang. Pelaku pembunuhan merupakan suami dari pembantu korban karena merasa sakit hati lantaran di tagih hutang sebesar 1 juta oleh korban.

Lagi-lagi pembunuhan keji terjadi. Dari waktu ke waktu tindak kriminalitas terus bertambah. Apalagi semenjak adanya pandemi Covid 19. Menyedihkan, setiap hari kita di suguhi berita kriminal yang selalu mengintai. Nyawa manusia seakan tak berharga lagi, rasa aman kian langka di kehidupan sekuler liberal. Tentu hal seperti ini terjadi karena di sebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor internal atau kurang nya tingkat pemahaman agama yang menjadikan iman seseorang rendah. Dan faktor eksternal seperti kondisi ekonomi, sosial, dan produk hukum itu sendiri. Pemahaman agama yang minim menyebabkan seseorang mudah emosi, tersinggung, dan gelap mata. Dan pada akhirnya bisa berbuat nekat untuk membunuh. Begitu pula bisa terjadi karena himpitan ekonomi, seseorang bisa nekat menghabisi nyawa orang lain. Hal ini terus terjadi karena kehidupan hari ini di atur oleh sistem sekuler yang meniadakan peran agama sebagai pengatur kehidupan. Keimanan dan Ketaqwaan pun tergerus karena jauh nya manusia dari aturanal agama. Hukum yang diterapkanpun hukum yang dibuat oleh manusia, dimana memiliki banyak kelemahan, sehingga tidak memberikan efek jera bagi pelaku.

Jika sistem sekuler tidak bisa di andalkan dalam memberi rasa aman dan keadilan. Islam mampu menerapkan upaya prevenif, represif, dan rehabilitatif yang tercakup dalam aturan yang terintegrasi. Baik dari segi produk hukum nya, pelaksananya, dan penegak hukum nya. Adilnya hukum islam ketika di terapkan tercermin dalam peradaban Islam selama berabad-abad. Sistem sanksi dalam Islam memberi rasa keadilan bagi pelaku dan korban. Adil bagi pelaku karena hukumannya qishas yang akan menjadi penebus dosa nya kelak di akhirat. Dan adil bagi korban karena dengan sanksi tegas yang Alloh SWT berikan. Pelaksanaan hukum Islam akan memelihara agama, akal, jiwa, keturunan, dan harta. Dengan penerapan Hukum Islam secara menyeluruh, keadilan dan rasa aman akan terwujud secara sempurna.

Wallahu a’lam Bish showwab.