Oleh : Hana salsabila AR
Tak ada habisnya membuat netizen sosmed geleng-geleng kepala karena ulahnya. Nikita Mirzani, seorang artis yang kini tengah ramai dibahas disosmed lantaran membuat pernyataan tak senonoh. Setelah sebelumnya pernah menghina Ulama Habib Rizieq, artis yang kerap disapa Niki ini membuat sebuah video tanggapan atas komentar para netizen atas dirinya. Di video itu, Niki mengatakan jika dirinya tidak terlalu berharap bisa masuk ke dalam surga. Nikita bahkan dengan santai pilih masuk neraka tak masalah bagi dirinya.

“Heran deh gue. Lagian kan gue udah bilang, gua gak gila-gila masuk surge say. Gua mah di neraka juga udah gak apa-apa,” tutur Nikita Mirzani di video tersebut.

Menurutnya, ia akan bisa bertemu banyak teman-temannya jika masuk neraka nanti. Bahkan ia merasa bahagia karena saat di neraka bisa bertemu para artis. Namun begitu artis yang dimaksud Niki bukanlah selebriti Tanah Air, melainkan artis-artis terkenal luar negeri. Dengan guyonan Niki mengatakan jika dirinya akan membuat pesta saat di neraka nanti. “Siapa tahu nanti gua bisa bikin acara di situ. Ketemu Michael Jackson, Beyonce, banyak. Guam ah mending masuk neraka aja,” ujar Niki sambil tertawa. (Padangkita.com/23/11/2020)

Siapapun pasti jengah bin greget terhadap pernyataan seperti Niki tadi. Bahkan sekelas preman pun jika ditanya ingin masuk Syurga atau neraka, pasti mereka bakal jawab Syurga. Intinya seburuk apapun seseorang asalkan dia Muslim pasti inginnya masuk Syurga. Tidak ada ceritanya seorang Muslim ingin bahkan dengan bangganya berharap ia masuk neraka. Mengapa ada seperti ini? Kok bisa-bisanya seorang Muslim menginginkan dirinya masuk neraka?

Jawabannya simpel. Mereka orang yang tidak beriman, andaikata mereka ini beriman meski iman sekecil biji dzarrah pun pasti akan berpikir dua kali untuk berkata demikian. Kalaupun keceplosan minimal mereka mau menyesali ucapannya. Ucapan seperti diatas sama halnya menentang Allah. Padahal kita tahu bagaimana siksa dan api neraka yang sedemikian panasnya, bahkan panasnya 70× lipat dari panas api dunia. Coba saja api yang didunia, apa ada manusia berani menyentuhnya? Atau rela dibakar olehnya? Jangankan api, tersentuh benda panas saja kita pasti reflek menghindar. Dijamin tidak akan ada manusia seperti itu, kecuali bagi mereka yang meminta bantuan Jin seperti para dukun, dsb.

Itulah ketika iman sudah tak lagi ada dalam hati. Orang yang seperti itu ibarat mati hatinya, keras hatinya. Akan sulit bagi mereka untuk menerima kebenaran dan mereka menganggap remeh kemaksiatan. Maka dari itulah, Na’udzubillah sekali semoga kita tidak termasuk golongan orang-orang seperti mereka. Karena jelas bagi mereka ini dosa besar dan berakibat fatal bagi mereka rentan masuk neraka. Syurga dan neraka memang belum tentu menjadi milik kita. Tapi dalam catatan, kita bisa berusaha untuk memperbaiki diri, muhasabah, ikhtiar serta selalu berdoa pada Allah. Diiringi dengan taubat dan jangan lupa cari ilmu Islam, yaitu dengan mengkaji Islam. Maka insya Allah kita akan dipermudah untuk masuk Syurga. Syetan akan tertawa lepas ketika kita menyerah dan berhenti berharap pada Allah, Ingat itu. Allahuakbar