(Insight buku The Dip karya Seth Godin)

By : Debu Semesta

The Dip. Sebuah buku menejemen yang dikarang oleh Seth Godin ternyata sangat relate dengan kondisi saat ini yang menimpa banyak aktivis dakwah.

Seth Godin berkata, untuk bisa menjadi pemenang maka kita harus fokus pada 1 hal. Hal ini berarti kita harus fokus menjalani atau menekuni suatu bidang yang akhirnya menbuat kita menjadi ahli / pemenang. Tapi, untuk bisa menjadi pemenang itu sangat susah. Butuh effort besar, agar result sesuai dengan espektasi.

Seiring berjalannya waktu, kadang effort yang sudah dikeluarkan tak sebanding dengan result yang didapat. Hingga muncul pertanyaan “kok gini gini aja ya?” “Jangan jangan jalan saya salah” dan beragam tanya lainnya. Nah inilah The Dip yang dimaksud oleh Seth Godin.

Seperti halnya yang banyak dialami para pengemban dakwah. Diawal, semangat menggebu gebu. Tapi setelah sekian lama berlalu, ada diantara mereka yang terjebak dalam “lubang kejumudan”. Bahkan banyak diantara mereka yang memilih untuk mengibarkan bendera putih tanda berhenti. Menyerah kalah dan berbalik arah. Atau bahkan mengambil jalan lain karena merasa bahwa pilihan jalan yang diambil tidak memberi hasil sesuai yang dicita-citakan.

Ada yang bahkan berpendapat ” sepertinya jalan yang kita tempuh selama ini salah, kita harus mencari jalan alternatif agar cepat meraih tujuan. Bagaimana jika kita masuk parlemen saja? Bagaimana jika kita angkat senjata saja?. Mengajak ummat untuk bangkit secara pemikiran itu butuh waktu lama. Saya tidak sabar ingin segera menyaksikan kebangkitan Islam”. Dan beragam pendapat lainnya yang mengisyaratkan ketidak sabaran dalam proses dan tanda kejumudan.

Padahal, jika kita bisa melewati fase The Dip, bertahan dalam fase terendah, maka kita akan menemukan tanjakan yang akan mengantarkan kita pada tujuan.

Mungkin konsep the Dip juga sudah diingatkan oleh syeh Taqiyuddin An Nabhani dalam kitab At Takatul Hizby bahwa para pengemban dakwah harus senantiasa mewaspadai dua bahaya yaitu bahaya kelas dan bahaya ideologi. Karena ini adalah The Dip bagi para pengemban dakwah. Kita diingatkan untuk terus konsisten dalam metode dakwah yang sudah kita pilih. Sabar dalam melalui semua hambatan dan rintangan dakwah. Hingga Allah SWT menurunkan pertolonganNya kepada kita semua.

Maka mari bertahan. Tetap konsisten memegang fikroh dan thoriqoh Islam agar pertolongan berupa kemenangan Islam segera datang.