Oleh: Karmilawati

Mendadak jagat maya Twitter kembali ramai dengan berbagai komentar warganet terhadap Ustaz Abdul Somad yang mendukung beberapa calon dalam Pilkada tahun ini di sejumlah wilayah termasuk di Riau dan Medan. UAS mendukung Akhyar Nasution-Salman Alfarisi sebagai calon kepala daerah di Medan. Namun calon yang didĺukungnya kalah hingga berujung pada ledekan.

Sungguh miris melihat potret masyarakat saat ini. Mereka berani berkata kasar, mengejek, bahkan merendahkan ulama. Apakah tidak ada cara lebih baik untuk menegur atau menyampaikan pendapat ketika kita tidak menyukai perlakuan seseorang? Terlebih, ini sesosok orang berilmu, yang menenangkan hati umat ketika mendengarkan nasihatnya.

Ulama adalah pewaris Nabi bahkan dikatakan dagingnya ulama itu beracun sebagai bentuk penjagaan Allah pada kekasihnya. Sehingga merupakan ancaman musibah bagi yang melanggar penjagaan itu.
Kurangnya edukasi serta ilmu menjadikan masyarakat hilang rasa takzim pada ulama. Apalagi saat ini kita tinggal di era sekularisme liberal yang menanamkan ide kebebasan tak berbatas. Sehingga menjadi tantangan dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan.