Oleh: Mayliana A.S.

Belum lama ini, tepatnya 1 Desember 2020, seorang tokoh separatisme, Benny Wenda mendeklarasikan kedaulatan Papua Barat. Banyak pihak mengecam hal ini. Kecaman bahwa deklarasi tersebut belum memenuhi syarat dan mengancam persatuan negara.

Ketika pemerintah sibuk mengecam dan beretorika, dunia internasional terus memberi dukungan atas kemerdekaan Papua. Kecaman dan retorika tentu tidak cukup untuk memberantas disintegrasi. Seperti yang kita ketahui, disintegrasi muncul karena kemajuan dan kesejahteraan yang berkeadilan gagal tercukupi oleh sistem ini.

Adapun dalam sistem Islam, semua warganegara khilafah menikmati hak kewarganegaraan sama dalam bidang politik, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan bidang lainnya, terlepas dari kepercayaan, etnis, ras, dan lain lain. Karena Islam melarang diskriminasi dalam pemberian hak warga negara, sehingga dapat menghindari munculnya disintegrasi.