Oleh : Ummu fillah

Sejak kepulangannya ke Indonesia, salah satu ulama umat Islam Harishi pada 10 November 2020 disambut dengan ribuan massa putih dari simpatisan yang telah merindukan kedatangannya di tanah air. Pekik takbir menggema menyambut kedatangannya saat menginjakkan kaki di Bandara Soetta, Jakarta.

Kepulangan Harishi untuk menghadiri pernikahan putri keempatnya sekaligus acara Maulid Nabi di Petamburan. Tak bisa dielakkan kerumunan massa
ini menjadikan Harishi tersangka pasal karantina kesehatan karena pandemi Covid 19 belum juga usai.

Jika hanya kerumunan yang menyebabkan Harishi ditahan bagaimana dengan kondisi kampanye pilkada yang digelar 2020 dipidanakan jugakah?

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Bpk Anwar Abbas mewanti – wanti polisi untuk besikap adil dalam hal ini. Gelora.co Minggu (13/12/2020).

Alam Demokrasi membuat hukum keadilan tumpul keatas, tajam kebawah apalagi kasus pembunuhan 6 laskar belum selesai diusut tuntas. Apa kabar PBB? Dimana perannya ketika Hak Asasi Manusia diberangus habis pada pistol kedzoliman. Begitu murahnya nyawa seorang muslim di negeri mayoritas Islam.

Kesadaran politik merupakan kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi dan harus diwujudkan ditengah – tengah umat. Tanpa adanya kesadaran politik, maka tidak akan mungkin mengetahui pentingnya Islam dalam kehidupan individu, masyarakat dan bernegara. Tanpa adanya kesadaran politik, maka nilai nilai Islam yang agung tidak akan terwujud dan kondisi umat bertambah buruk. Dan hilanglah kemuliaan umat Islam.

Ulama pejuang Islam dan pembawa risalah nabi ditahan diborgol bak laksana Buronan penjual aset negara. Keadilan tidak akan kita dapati jika kita tunduk patuh kepada Demokrasi. Semakin brutalnya Demokrasi semakin dekatlah ajalnya, karena ketika pengemban dakwah Islam didzalimi pertolongan Allah kian dekat.

Tetap berpegang teguh dan rapatkan barisan saudaraku. Hanya kesabaran dan ketakwaan lah yang bisa menghadirkan pertolongan Allah.
Tetaplah beramar ma’ruf nahi mungkar, seperti dalam sebuah hadits Amar Ma’ruf Nahi Munkar

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو عَنْ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ الْيَمَانِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَتَأْمُرُنَّ بِالْمَعْرُوفِ وَلَتَنْهَوُنَّ عَنْ الْمُنْكَرِ أَوْ لَيُوشِكَنَّ اللَّهُ أَنْ يَبْعَثَ عَلَيْكُمْ عِقَابًا مِنْهُ ثُمَّ تَدْعُونَهُ فَلَا يُسْتَجَابُ لَكُمْ

  1. Qutaibah menceritakan kepada kami, Abdul Aziz bin Muhammad menceritakan kepada kami, dari Amr bin Abu Amr, dari Abdullah Al Anshari, dari Hudzaifah bin Al Yaman, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda, “Demi jiwaku yang berada di tangan-Nya, perintahkanlah oleh kalian kepada yang ma ‘ruf dan laranglah dari kemungkaran. Aku khawatir Allah akan mengirimkan adzab kepada kalian semua karena kemungkaran, kalian kemudian berdoa kepada-Nya, akan tetapi Dia tidak mengabulkan doa kalian “. Shahih: Ash-Shahihah (2868); Muttafaq alaih.

Abu Isa berkata, “Hadits ini hasan “. Ali bin Hujr menceritakan kepada kami, Ismail bin Ja’far mengabarkan kepada kami, dari Amr bin Abi Amr … dengan sanad yang sama.

Seperti yang pernah Rasulullah ajarkan begitu juga umat setelahnya yang berjuang menegakkan Islam dalam kehidupan walau jeruji besi tahanan menjadi hadiah terindah.

Allahu a’lam bish showab.