Oleh: Khasiatul Fadilah
Aktivis Remaja Muslimah Karawang

Pernah nggak sih kamu ngalamin bingung arah tujuan hidup? Seperti khawatir berkepanjangan, susah mengambil keputusan dan galau tentang masa depan? Atau kalian sedang mengalami salah satu dari itu? Nah, itu kalian lagi kena Quarter Life Crisis, itu artinya kamu lagi proses untuk naik level.

Biasanya quarter Life crisis ini terjadi pada usia 20-an dimana ini adalah fase dewasa awal untuk melakukan banyak sekali tugas seperti kuliah harus lulus dengan nilai yang bagus, Mendapatkan kerjaan yang bagus dan mendapatkan pasangan hidup.

Quarter Life Crisis ini harus segera diselesaikan karena jika dibiarkan semakin lama akan berdampak buruk. Apa sih penyebab Quarter Life Crisis?

  1. Tidak tahu tujuan hidup,
    mengapa kamu hidup di dunia ini? untuk menjawab mengapa sih kamu hidup di dunia ini, ada pertanyaan-pertanyaan yang harus kalian jawab seperti dari mana kamu berasal? untuk apa kita hidup? dan akan kemana setelah kamu meninggal?

Tentu dari pertanyaan itu setiap orang mempunyai jawaban yang berbeda namun kita sebagai orang muslim kita akan menemukan jawaban yang TEPAT.

Dari aman kita bersama tentu dari Allah Subhanallau Wata’ala, lalu tujuan kita hidup di dunia ini untuk apa sih? Tujuan kita di dunia ini tak lain dan tak bukan untuk beribadah kepada Allah Subhanallau Wata’ala

Allah SWT berfirman:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَا لْاِ نْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ

“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (TQS. Az-Zariyat 51: Ayat 56)

Setelah kita meninggal kita akan kemana? Tentu kita akan kembali kepada Allah kembali ke akhirat, dimana semua perbuatan kita di dunia akan dipertanggung jawabkan di akhirat kelak.

  1. Suka membanding-bandingkan diri, kenapa dia bisa, kok aku ga bisa yah? Dia udah lulus kuliah, dia udah kerja punya gaji besar, dia udah nikah dan dia udah punya anak dan kamu masih kaya gini-gini ajah.

Mulai hari ini Stop membanding-bandingkan diri dengan orang lain karena itu membuat kamu tidak kompeten dan tidak percaya diri.

Fokus kita pada diri kita sendiri, kita harus lebih baik dari diri kita sendiri bukan lebih baik dari pada orang lain dan kita harus paham bawa Allah menetapkan rejeki, jodoh dan maut itu berbeda-beda.

Kita tuh lebih sering menghitung apa yang kurang dalam dari kita tapi kita sering lupa untuk mensyukuri apa yang sudah Allah kasih untuk kita.

  1. Ekspektasi terlalu tinggi,
    kebahagiaan itu realita dikurangi ekspektasi, tingkatkan realitas kehidupan kita dan turunkan ekspektasi. Contohnya tingkatkan realitas kehidupan kita dengan Niat, Do’a dan Usaha.

Turunkan Ekspektasi kita dengan sepenuh hati tawaqal kepada Allah Subhanallhu Wata’ala dengan semua ketetapannya dan kita harus tetap bersabar dan bersyukur

  1. Belum Menemukan teman satu frekuensi,
    mulai hari ini cari deh temen-temen yang sefrekuesi dengan tujuan yang sama supaya kita tetap dijalan Allah, Nah kalau belum menemukan cari deh di komunitas-komunitas hijrah yang ada di daerah masing-masing seperti remaja move on Karawang dan yang lainnya.

Yakin deh, kita nggak akan mengalami yang namanya quarter life crisis, walaupun mengalami segera dihalau dengan kita ngaji alias menuntut ilmu. Yuk kita ngaji tanpa nanti tanpa tapi. Wallahu’alam.