Oleh: Puji Yuli

Kamis kemarin tanggal 14 Januari 2021 kita mendengarkan kabar duka cita atas wafatnya Syekh Ali Jaber. Beliau adalah sosok ulama dan guru yang kharismatik dalam mendakwahkan Islam dan Alquran di bumi nusantara. Semangat dan tekadnya sangat kuat untuk mencetak para penghafal Alquran di negeri ini. Hal ini beliau lakukan semata mata meraih ridho Allah SWT dan bisa memberikan ilmu yang bermanfaat bagi umat muslim.

Beliau sosok ulama panutan bagi umat Islam dalam berdakwah dan mengajarkan Alquran bagi umat Islam Nusantara. Semangat beliau dalam memotivasi para penghafal Alquran masih melekat kuat saat kita melihat beliau berdakwah dan memotivasi kaum muslimin untuk semangat membaca Al-Quran. Senyum nya seolah melekat dan kata katanya teduh dalam memberikan ceramah maupun memotivasi umat muslim agar berpegang teguh dengan Alquran.

Beliau tetap semangat menyampaikan kebenaran Islam dan Alquran di sepanjang hidupnya. Walaupun saat ceramah, beliau mengalami insiden penusukan bahkan mau di bunuh. Tetapi beliau tetap ikhlas dan tak bosan dalam melakukan ceramah tentang Islam dan Alquran kepada kaum muslimin negeri ini. Tak ada perasaan marah dan dendam di wajah beliau kepada pelaku penusukan. Beliau mudah memaafkan kesalahan orang lain dan bahkan mendoakan pelaku penusukan itu agar mendapatkan hidayah dari Allah SWT. Sungguh mulia kepribadian ulama ini bagaikan mutiara dari madinah.

Kini, sosok ulama yang jadi keteladanan itu telah pergi untuk selamanya menghadap Allah SWT. Semoga ilmu dan semangat dakwah Islam yang beliau ajarkan bisa menjadi pelajaran berharga bagi kita umat muslim. Kita berterima kasih atas ilmu, motivasi dan semangat yang beliau ajarkan untuk giat belajar dan hafal Al-Quran serta jadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup. Kita hanya bisa mendoakan semoga beliau meninggal dalam khusnul khotimah dan mendapatkan syurga. Aamiin Ya Allah SWT