Oleh : Nur Salamah

Sumber : Pengalaman pribadi

Mempunyai anak cukup banyak seperti saya adalah kebahagiaan, semakin menambah kelekatan cinta dengan pasangan. Namun di saat anak sakit, apalagi masih bayi, sebagai emak, tentu merasa lelah dan letih. Berjaga dan begadang, baby minta di gendong, tak mau letakkan. Karena badannya sakit, hidungnya buntu ditambah lagi batuk sesak. Karena menderita asma. Komplit sudah. Mau bawa ke dokter spesialis anak, butuh vulus yang cukup. Kalo pas kanker (kantong kering), apa boleh buat.

Belum lagi amanah yang menggunung sebagai ibu rumah tangga dan pengemban dakwah. Capek, sedih, gelisah dan bingung itu pasti.
Tenang Mak! Jangan panik! Harus tetap logis, realistis dan optimis.

Sebagai motivasi bagi kita, setiap musibah yang terjadi pasti atas kuasa dan kehendak Allah SWT. Dan pasti ada hikmah kebaikan di dalamnya. Seperti yang terdapat dalam hadits, “Tidaklah setiap muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah SWT akan menggugurkan sebagian dosa-dosanya.”(HR. Bukhari dan Muslim).

Namun sebagai manusia biasa harus tetap berupaya dan doa yang merupakan wilayah ikhtiar. Karena hanya Allah SWT yang dapat memberikan kesembuhan dan kesehatan.

Berikut cara untuk mengatasi batuk pilek, yang disertai sesak karena asma, hidung buntu, meriang akibat flu.

Pertama : bawang merah
Ambil bawang merah dua atau tiga siung. Kalo bawang merah birma, karena agak besar, cukup satu siung saja. Parut, campur dengan minyak telon, dan sedikit air jeruk nipis. Kemudian oleskan ke seluruh tubuh. Sambil dipijat lembut bagian dada, punggung dan kaki.

Terapi ini untuk menghangatkan tubuh bayi sehingga terasa lebih nyaman, dan mengurangi demam. Ini karena dalam bawang merah terdapat kandungan flavonoid yang berfungsi sebagai anti radang dan menurunkan demam serta batuk pilek pada bayi dan balita.

Kedua : bawang putih
Ambil 3 atau 5 siung bawang putih, kupas dan memarkan. Taruh dalam baskom, tambahkan minyak telon sekitar tiga tetes, kemudian tuang air panas dalam baskom tersebut, tengkurap kan badan bayi dengan kepala menghadap bascom tersebut (uap tanpa obat). Jangan lupa kerjasama antara ayah dan bundanya, untuk memegang kepala bayi, khawatir masuk dalam baskom air panas.

Kenapa harus bawang putih karena kandungan Allicinnya berfungsi sebagai anti bakteri. Dan uap tersebut untuk membantu mengencerkan dahak yang ada dalam saluran pernafasan, penyebab sesak.

Demikian informasi tentang kesehatan dan terapi mandiri untuk bayi dan balita. Semoga bermanfaat.

Allahu a’lam bishowwab