Oleh: Vika Suci Rahayu
(Anggota Kelas MUGH, Kelas 1 SMP)

Sore hari yang cerah
saya dan mama sedang mencari tempat ngaji, kami berkeliling kompleks dan akhirnya kami melihat ada spanduk penerimaan santri baru Rumah Belajar Tahfidz HB. Kamipun berhenti di depan rumah tersebut. Lalu, Kami disambut dengan senyuman ibu ity yang begitu istimewa. “Apakah masih bisa daftar bu,?,” Tanya mama. “Masuk dulu, ayo kak, masuk dulu,” kata Ibu itu. Saya merasakan ada yang berbeda. Ibu itu tidak seperti guru ngaji saya sebelumnya, agak galak dan judes.

Setelah itu Ibu menyuruh kami masuk dan mama pun mendaftar, saya tidak sendiri saya mengajak adik saya untuk mengaji, dan Ibu memberikan surat pendaftaran dan mengisinya ,setelah itu saya, adik dan mama pamit pulang.

Keesokan harinya, Saya dan adik  semangat berangkat ngaji. Padahal adik saya ini awalnya tidak mau sama sekali pergi belajar. Sudah banyak cara mama membujuk adik, tapi adik tetap nangis. Berkat bujukan Ibu guru ngaji akhirnya mau juga.

Setelah siap semuanya, saya pun mandi, perpakaian rapi dan wangi , uga sudah menyiapkan perlengkapan sholat. Kami di isana sholat berjamaah bersama-sama. Yaitu sholat magrib dan isya..

Setelah itu, saya diantar mama. Jam 5 sore kami berangkat. Saya masuk ke dalam rumah Ibu guru, dan saya duduk dengan rapi, setelah itu saya perkenalkan diri kepada teman-teman di sana.

Setelah itu Ibu guru memperkenalkan diri , akhirnya saya pun tau nama Ibu guru ngaji. Penasaran gak? haha.
Ya udah saya kasi tahu namanya ibu sunaini, bisa di panggil Ibu Nini.

Kegiatan belajar pun dimulai. Bu Nini memberi tahu peraturan saat belajar. Seperti, menjaga adab, menjaga lisan, mendengarkan guru saat menjelaskan, dan yang paling penting jaga kebersihan, karena kebersihan sebagian dari iman. Bu Nini sangat itu lucu. Yang paling saya ingat. “Ibu akan menyayangi kalian jika kalian patuh dan menghormati guru, tetapi jika melanggar peraturan maka tunggulah, Ibu bisa marah hingga mata Ibu melotot sampai dinding roboh,” gaya Ibu Nini, tapi lucu.

Tiba-tiba saja…..(bersambung)