Oleh: Sri Ratna Puri
(Pemerhati Masyarakat)

Pendiri Pasar Muamalah di Depok, Jawa Barat, Zaim Saidi, resmi ditahan Bareskrim Mabes Polri. Aktivitas transaksi menggunakan mata uang dinar dan dirham, menjadi alasan.

Bandingkan dengan banyaknya penggunaan uang asing, seperti dolar, dalam transaksi wisatawan asing di Bali. Ujar Ketua PP Muhammadiyah Bidang Ekonomi, KH Anwar Abbas, yang mempertanyakan kasus penahanan ini. (KumparanBisnis)

Mau tak mau, banyak orang akhirnya mencari tahu, apa itu dinar dan dirham? Saat didapatkan keterangan bahwa dinar dan dirham adalah mata uang Islam, apakah itu yang dipermasalahkan?

Di luar alasan apa pun, semua orang di dunia masih percaya bahwa emas termasuk logam mulia. Tahan inflasi. Dari zaman ke zaman, nilainya bisa bertahan. Sejarah mencatat, hampir empat belas abad, dinar dan dirham jadi mata uang dalam negara Islam.

Lalu siapa yang dirugikan bila dinar dan dirham kembali diadopsi menjadi mata uang yang digunakan, bila bukan pihak Kapitalis Sekular yang selama ini menguasi dunia, termasuk Indonesia? Astaghfirullah